Wisata

Per 1 Januari 2021, Turis Indonesia bisa Ajukan e-Visa ke Rusia

Medan.top – Kabar baik buat travellers Tanah Air, karena mulai tahun depan turis Indonesia dapat mengajukan e-visa untuk mengunjungi Rusia.

Visa adalah pengesahan pada paspor yang menunjukkan bahwa pemiliknya sudah diperiksa dan berhak masuk ke negara tertentu.

Izin ini diberikan oleh pejabat pemerintah negara yang ingin dikunjungi. Seiring dengan berkembangnya teknologi, visa pun diterbitkan dalam bentuk elektronik. Dikenal dengan istilah e-visa.

Dikutip dari Cokelat.co, saat ini sejumlah negara sudah menerbitkan e-visa. Beberapa negara seperti Rusia pun mulai menyiapkannya. Rencananya, e-visa ke negara yang dahulu bernama Uni Soviet itu akan menerapkannya untuk semua wilayah Rusia pada 1 Januari 2021.

Kamu yang traveling ke Rusia tahun depan pun tentu saja bisa menggunakannya. Kelebihan e-visa adalah turis tidak perlu repot mengurus permohonan pembuatan visa ke konsulat.

Lantas, bagaimana cara mengajukan e-visa? Pertama-tama, masuklah ke situs web Kementerian Luar Negeri Rusia. Kemudian lengkapi data yang diminat.

Merancang visa multiple-entry

Pemrosesan data dan e-visa akan dilakukan dalam waktu maksimal 4 hari kerja, termasuk hari libur. Visa elektronik ini sifatnya single entry atau hanya untuk sekali masuk. Artinya, kamu hanya bisa masuk sekali ke Rusia.

Jika kembali lagi ke sana atau keluar dari perbatasan negara, kamu harus membuat visa baru agar dapat masuk kembali ke Rusia. E-visa ke Rusia ini berlaku 60 hari, tetapi kamu tidak boleh tinggal lebih dari 16 hari.

Saat ini Kementerian Luar Negeri Rusia juga sedang membahas rancangan undang-undang untuk visa multiple-entry dengan masa tinggal maksimal 6 bulan.

Dengan visa multiple-entry, turis bisa bebas keluar masuk Rusia dalam kurun waktu 6 bulan. Dengan demikian, turis hanya perlu memberikan bukti pemesanan tiket pesawat atau tempat tinggal selama di Rusia. Visa ini nantinya bisa diperpanjang hingga 1 atau 5 tahun.

Peraturan yang harus dipatuhi

Buat kamu yang berencana berkunjung ke Rusia, ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi. Masa berlaku paspor lebih dari 6 bulan pada saat tanggal rencana keluar dari wilayah Rusia, halaman depan paspor yang berisi identitas pengguna dalam kondisi tidak luntur, kusut, robek atau terkena noda.

Ketika visa dibuat, sudah sesuai dengan data paspor dan tanggal perjalanan. Perhatikan pula

  • Nama
  • Jenis kelamin
  • Nomor paspor
  • Kewarganegaraan
  • Tanggal lahir
  • Jenis dan masa berlaku visa

Kamu juga tidak disarankan membatalkan reservasi hotel di Rusia dan pindah hotel. Pembatalan reservasi hotel berarti membatalkan rekomendasi visa dari hotel dan akan menimbulkan masalah saat pemeriksaan imigrasi di bandara di Rusia. Dampaknya, kamu bisa ditolak masuk ke sana.

Kemudian, jika masa tinggalmu melebihi masa berlaku visa, kamu harus mengurus visa keluar di kantor imigrasi melalui proses pengadilan dan membayar denda sekitar US$100 (sekitar Rp1,4 juta).

Proses ini memerlukan waktu sekitar 3-4 hari kerja. Repot, kan? Jadi pastikan kamu memenuhi semua peraturan sebelum berangkat. (Suzan)

Artikel ini telah terbit di Cokelat.co, untuk membaca artikel aslinya klik di sini

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close