Wisata

Itinerary untuk Menjelajahi Sri Lanka Selama 3 Hari, Simak yuk!

Medan.top – Berencana untuk liburan dalam waktu dekat? Jika ya, maka kamu bisa mengintip itinerary selama 3 hari berlibur di Sri Lanka seperti dikutip dari Cokelat.co berikut ini.

Setelah berbulan-bulan ditutup lantaran pandemi virus corona (Covid-19), pariwisata Sri Lanka akan kembali dibuka Agustus mendatang.

Jika kamu para travelers sudah punya rencana liburan, negara beribukota Kolombo itu bisa dijadikan pilihan untuk tamasya.

Liburan ke Sri Lanka tidak butuh waktu lama. 3 hari pun cukup. Tidak percaya? Yuk cek itinerary 3 hari 2 malam dari pemandu wisata di Sri Lanka, Bandula.

Penangkaran gajah di Pinnawala. (Klook)

Hari pertama

Bandula menyarankan kamu menginap di Kandy. Jadi, pilihlah pesawat yang tiba di bandara Bandaranaike Kolombo pagi hari.

Setibanya di bandara, kamu sebaiknya langsung bertolak ke Kandy. Bandaranaike ke Kandy mirip seperti Jakarta ke Bandung. Waktu tempuhnya sekitar 3-4 jam.

Selama di Kandy, kamu bisa mengunjungi lokasi seperti

  • Elephant Orphanage di Pinnawala
  • Spice Garden di Manavella
  • Botanical Garden di Peradeniya
  • Sacred Tooth Temple Kandy
  • Gem Museum.

Jangan lupa berkeliling kota Kandy untuk melihat keindahan dan keunikan kota terbesar kedua di Sri Lanka itu.

Floating Market Pettah di Sri Lanka. (Pinterest)

Hari kedua

Kamu sebaiknya kembali ke Kolombo. Agar bisa mengunjungi berbagai spot menarik di sana, kamu sebaiknya berangkat pada pagi hari. Jangan lupa sarapan dahulu supaya punya energi cukup untuk jalan-jalan.

Destinasi wisata yang bisa kamu sambangi selama di sana antara lain:

  • Gangaramaya Temple
  • Bandarayanake Memorial International Conference Hall
  • Independence Square
  • Floating Market Pettah
  • Red Mosque
  • Pettah Market.
Red Mosque (Masjid Merah) yang terletak di Kolombo, Sri Lanka. (Explore Sri Lanka)

Hari ketiga

Nah, pada hari terakhir, yaitu hari ketiga, waktunya kamu kembali ke Tanah Air. Bandaranaike dapat ditempuh dalam waktu 30 hingga 1 jam dari pusat kota. Jika ingin lebih puas city tour di Kolombo, kamu sebaiknya mengambil penerbangan malam.

Sembari menunggu waktunya terbang, kamu bisa berkeliling lagi kota Kolombo, wisata kuliner dan mencari souvenir tambahan untuk oleh-oleh.

Jika mau, kamu juga bisa menyusuri jejak historis kedekatan Indonesia dengan Sri Lanka. Salah satunya adalah Masjid Jum’ah Wekande yang didirikan pada abad ke-18.

Kala Belanda berkuasa di sana, Sri Lanka menjadi salah satu tempat pembuangan pejuang kemerdekaan Indonesia. Adalah Pandan Bali, pejuang asal Indonesia yang mewakafkan tanahnya untuk dibangun menjadi Masjid Jum’ah Wekande.

Saat itu, Pandan membelinya dari sesama bangsawan Indonesia yang juga dibuang ke Sri Lanka, Sabu Latif. Masjid Jum’ah Wekande itu bisa kamu kunjungi untuk melihat jejak historis kedekatan Sri Lanka dan Indonesia. (Suzan)

Artikel ini telah terbit di Cokelat.co, untuk melihat artikel aslinya klik di sini

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: