OlahragaSmartphone

Gratis dan Mumpuni, ini 5 Aplikasi Sepeda Terbaik buat para Bikers

Medan.top – Era new normal sepertinya membuat banyak orang semakin menggemari sepeda. Beruntung, kini ada banyak aplikasi sepeda terbaik yang bisa kamu gunakan.

Aplikasi ini sangat membantu para penggunanya dalam bersepeda, karena kegiatan ini dapat dilakukan secara terukur dan rutenya bisa ditentukan secara aman.

Namun, hal yang paling disukai para penggunanya tak lain adalah untuk dapat berbagi pengalaman kepada teman-teman lain yang juga bersepeda.

Bagi Android dan iOS, ada banyak aplikasi sepeda terbaik. Ada yang gratis dan ada juga yang berbayar. Tapi, gratis bukan berarti aplikasinya jelek.

Tak percaya? Berikut 5 aplikasi sepeda terbaik yang bisa kamu unduh tanpa bayar seperti dikutip dari Cokelat.co:

1. Google Maps

Pengguna Android secara default dapat menggunakan aplikasi yang datang bersama smartphone-nya ini. Aplikasi ini merupakan yang paling mudah digunakan.

Selain motor, mobil, dan kendaraan umum, Google Maps memiliki fitur jalur sepeda. Cara pakainya pun paling gampang. Tentukan titik tujuan dan aplikasi ini akan menginformasikan rutenya.

Namun, fitur sepeda di Google Maps hanya cocok bagi pesepeda yang bertujuan untuk kerja atau jalan-jalan, bukan untuk olahraga.

Jika kamu mau bersepeda sembari stop-and go ke tempat-tempat menarik, baik itu objek wisata atau tempat makan, Google Maps adalah aplikasi sepeda ideal.

2. MapMyRide

MapMyRide cocok bagi kamu yang mau mencari rute bersepeda yang aman untuk bekerja atau olahraga. Aplikasi ini tersedia gratis di Android dan IOS, serta ada pilihan premiumnya lho.

Aplikasi ini menyediakan fitur latihan, analisa performa, dan statistik berbasis GPS di smartphone. Dari durasi, jarak, pace, speed, kalori dan rute baru semua dipantau.

Bahkan aplikasi MapMyRide ini ada juga komunitasnya, sehingga kamu bisa membagikan hasil bersepedamu kepada teman-teman di facebook dan Twitter..

Kamu bisa rancang rute sendiri atau rute yang sudah dipakai umum. Aplikasi sepeda ini juga bisa terkoneksi dengan apps dan wearable lain seperti Garmin dan Fitbit.

3. Cyclemeter

Aplikasi Cyclemeter dirancang untuk penikmat bersepeda. Fiturnya lengkap, mulai dari dari peta, grafik, interval, zona, log latihan, dan bahkan membuatnya jadi komputer sepeda yang keren.

Kamu tinggal menggunakan aplikasinya. Nanti aplikasinya akan menyusun sendiri data preferensi rute, monitor statistik, waktu tersisa, dan jarak. Kamu bisa menyetel penanda suara untuk memulai dan menyetop kegiatan bersepeda.

Dengan aplikasi sepeda ini kamu juga bisa mendengar komentar dari teman-teman di media sosial lewat remote earphone. Hasil bersepeda bisa kamu bagikan di Facebook, Twitter dan juga aplikasi Strava.

Tapi tunggu dulu. Kekurangan dari aplikasi ini adalah eksklusifitasnya bagi pengguna iPhone. Meski gratis, aplikasi ini tidak tersedia bagi Android

4. Komoot

Website sepeda, Bikeradar dan Cycling Weekly, menyebut Komoot sebagai aplikasi yang patut dicoba oleh para pesepeda serta menambal kekurangan Google Maps yang justru dibutuhkan pesepeda.

Panduan arah di Google Maps kurang menjawab kebutuhan pesepeda. Komoot memakai open source OpenStreetMap database dan menyusun rute yang lebih ramah untuk pesepeda.

Jika kamu suka bersepeda di jalan raya, gunung, atau jalan setapak, maka kamu bisa mengatur rutenya menggunakan Komoot.

Setelah menentukan titik awal dan akhir, Komoot akan menganalisa tingkat kesulitan, kebugaran tubuh yang diperlukan, dan kondisi medan yang akan dihadapi. Komoot tersedia gratis untuk Android dan iOS serta tersedia opsi premium dengan tambahan peta dan fitur.

5. Strava

Aplikasi terakhir ini agak istimewa. Karena, berbagai website gaya hidup sehat dan sepeda seperti Cycling Weekly, Bikeradar dan Quadlock, sepakat kalau aplikasi sepeda paling bagus untuk tahun 2020 adalah Strava.

Aplikasi ini gratis dan bisa di-uprade ke versi premiun dengan biaya US$ 9,99/bulan (sekitar Rp140 ribu). Jumlah yang masih masuk akal bagi kamu yang gemar sekali ngeboseh.

Strava memang bukan cuma untuk pesepada. Aplikasi ini juga bisa untuk jogging dan kegiatan olahraga lain. Enaknya, Strava lebih seperti media sosial penggemar olahraga.

Strava punya fitur untuk mengukur seberapa jauh kamu bersepeda. Tapi selain itu bisa follow teman lain dan melihat bagaimana mereka berolahraga.

Kemudian, kamu dan teman dapat bersama-sama membuat leaderboard untuk mengadu siapa yang paling rajin bersepeda di antara kamu dan teman-teman dekatmu. Seru bukan? Yuk bersepeda! (BS/AW)

Artikel ini telah terbit di Cokelat.co, untuk membaca artikel aslinya klik di sini

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close