Otomotif

Monza, BMW Café Racer Terbaik nan Seksi Karya WalzWerk

Medan.top – Motor BMW kerap dijadikan pilihan oleh para modifikator untuk diubah bergaya café racer, satu di antaranya adalah bengkel custom WalzWerk.

WalzWerk merupakan rumah modifikasi yang berbasis di Hockenheim, Jerman. Mereka khusus membangun motor-motor tua dari BMW.

“Kami membangun sekitar 50-unit (sepeda motor) BMW setiap tahun, atau satu motor per pekan,” ujar Marcus Walz, pendiri WalzWerk.

“Semua motor – baik itu roadster, café racer, scrambler, dan bobber – basisnya kurang lebih berasal dari konsep yang sama,” tambahnya, dikutip dari Bike Exif.

WalzWerk setiap tahunnya selalu membangun sepeda motor spesial yang mereka sebut ‘Schizzo’. Tahun ini ‘Schizzo’ pilihan jatuh pada BMW R100 RS untuk diubah bergaya ala café racer dengan sentuhan khusus ala WalzWerk.

Motor lansiran 1989 itu diberi nama Monza, karena terinspirasi dari desain sepeda motor MotoGP di era 1970-an.

“Monza merupakan perpaduan fantastis dari gaya minimalis dan retro café racer. Beratnya hanya 168 kilogram,” kata Marcus, sembari menerangkan bahwa motor karya mereka ini bobotnya telah berkurang 50kg dari standarnya.

Dibangun dari nol

Untuk mulai membangun sebuah sepeda motor custom, seperti café racer, Marcus pertama mempreteli BMW tua itu dengan menyingkirkan bagian-bagian yang tidak diperlukan.

Karena telah lama berkecimpung di dunia modifikasi, WalzWerk telah memiliki suku cadang khusus yang tinggal mereka pasang kembali di motor, tanpa pengelasan.

Bengkel ini memiliki rangka khusus yang mereka buat sendiri untuk menggantikan rangka aslinya yang tergolong tua dan ‘kurang agresif’.

Setelahnya, rangka itu kemudian dicat dengan powder coating berwarna ‘aluminized’. Marcus mengaku melakukan tiga percobaan dengan permainan warna sebelum menemukan racikan yang ia rasa tepat.

Penyegaran di sektor mesin

Mesin boxer berkapasitas 980cc standarnya juga tak luput dari sentuhan Marcus. Ia mengganti kruk as, katup, dan piston dengan material yang lebih kuat dan ringan.

Transmisi 5 percepatannya juga dibongkar, dibersihkan, diganti baru, dan kemudian dicat dengan menggunakan cat tahan panas sebelum dirakit kembali.

Agar menghasilkan tenaga yang lebih besar dan suara yang volumenya dapat diatur, Marcus memilih knalpot SC Project yang dibuat khusus untuk WalzWerk.

Tenaga motor itu langsung melonjak menjadi 70 hp di roda belakang. Itu angka yang cukup tinggi, mengingat motor ini standarnya hanya mampu menghasilkan 50 hp.

Suspensi dan roda

Desain dan mesin yang bagus tak akan berguna tanpa suspensi yang mumpuni. Itulah yang membuat Marcus menggandeng Touratech.

Untuk bagian buritan, Monza disematkan suspensi monoshock Touratech yang fully adjustable. Sementara shock depannya dipendekkan 120mm.

Di sektor kendali, motor ini dipasang top yoke custom yang dibuat menggunakan aluminium CNC. Berikutnya motor ini dipasangi clip-on buatan ABM dan disematkan indikator Motogadget Tiny dan M Unit blue control box Bluetooth dari merek yang sama agar sistem kelistrikan tak ketinggalan zaman.

Di bagian roda, Monza menggunakan velg 18” dari BMW R100R Paralever yang telah mendapat sedikit sentuhan modifikasi di bagian tromolnya agar muat dipasang di lengan ayun monolever-nya.

Pilihan ban jatuh kepada Shinko 270 Super Classic berukuran 4.00×18 di bagian depan dan 4.50×18 di belakang. Terinspirasi dari gaya classic racing ala BBS, velg itu kemudian dilebur dengan warna gold metallic.

Body dan fairing yang unik

Salah satu hal yang menarik perhatian dari motor ini adalah fairing-nya. Selain mempercantik tampilan, fairing ini juga memiliki bobot yang sangat ringan.

Ternyata Marcus mengambil fairing itu dari motor MotoGP Yamaha TZ250 yang kemudian dimodofikasi habis-habisan dan dipasang dengan braket custom khusus.

“Kami membuat semuanya sendiri di bengkel. Yang tidak kami buat atau lakukan sendiri hanyalah pengecatan tangki dan pembuatan sadel-nya,: ujar Marcus.

Motor ini legal untuk dikendarai di jalan raya. “Namun khusus untuk pemotretan, kami melepas kaca spionnya,” tambah Marcus.

BMW R100 RS café racer karya WalzWerk ini tempil menarik dan sangat seksi. Apakah kamu tertarik untuk memilikinya? (Bike Exif/AW)

 

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close