Olahraga

Marah Besar, Lionel Messi Mengancam akan Cabut dari Barcelona

Medan.top – Lionel Messi mengancam akan cabut dari Barcelona karena kehilangan kesabaran dituduh sebagai penyebab ketidakharmonisan dan perseteruan di Camp Nou.

Dikutip dari Cokelat.co, Sabtu (4/7/2020), Messi telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Barca yang akan berakhir hingga 2021.

Kemarahan Messi telah memuncak dan ia muak telah dituduh akan banyak hal, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Dituduh terlalu mengatur klub
  • Dituduh seenaknya memilih serta memecat pelatih
  • Dituduh memilih siapa pemain yang harus dibeli dan siapa pemain yang harus dimainkan
  • Muak dengan jajaran direksi klub
  • Serta kesalahan besar klub dalam bursa transfer

Sudah merasa muak dengan hal-hal tersebut, maka Messi mengatakan akan memutus kontraknya di akhir musim depan dan akan cabut dari Barcelona.

Memang, dalam kontrak terakhir Messi terdapat klausul yang memperbolehkannya meninggalkan Barca di akhir musim.

Pemain 33 tahun itu menginginkan timnya tetap kompetitif di Eropa. Dan jika ia ragu akan masa depannya di Camp Nou, maka hal itu akan memaksa semua pihak di klub untuk mencari solusinya.

Tidak ada keharmonisan

Messi saat ini sudah tidak bahagia dan tak lagi percaya terhadap pelatih Quique Setien yang menggantikan Eresto Valverde awal Januari lalu.

Terlebih setelah Barca hanya mampu tampil imbang 2-2 saat melawan Celta Vigo. Hal itu membuat Barca akan semakin sulit memenangi Liga Spanyol.

Di bawah arahan Setien, Messi merasa tidak puas. Ia juga tidak harmonis dengan sejumlah rekan satu timnya sendiri. Melihat performanya di lapangan, pemain Timnas Argentina itu masih identik dengan torehan mengagumkan.

Pada Rabu (1/7/2020) dini hari WIB, Messi mencetak gol ke-700 saat melawan Atletico Madrid, meski laga juga berakhir imbang dengan skor 2-2.

Messi yang sebelumnya dikenal pendiam, akhir-akhir ini sangat vokal ke Barcelona. Januari lalu ia mengritik direktur olahraga Eric Abidal, yang dinilainya terindikasi menyalahkan para pemain Barca sehingga Valverde dipecat.

Dalam wawancara dengan surat kabar Mundo Deportivo pada Februari, Messi juga menyebut skuad El Barca tidak cukup kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara Liga Champions musim ini.

Xavi jadi pelatih

Saat ini Blaugrana masih belum dapat meraih kesepakatan kontrak dengan striker Argentina, Lautaro Martinez, yang dianggap sebagai pemain yang mereka butuhkan untuk dapat berkompetisi di level bergengsi.

Atas kisruh ini, klub asal Catalan tersebut sepertinya akan melakukan perombakan besar dengan kembali memboyong Xavi Hernandez ke Camp Nou.

Victor Font, kandidat terkuat dalam pemilihan presiden klub pada 2021 mendatang, secara terang-terangan berkata akan membawa Xavi sebagai pelatih.

Mantan kapten serta duet favorit Messi itu juga disebut tak akan sungkan untuk kembali ke Camp Nou meski nantinya ia akan melakukan perombakan gaya bermain. (BBC Sport/AW)

Artikel ini telah terbit diĀ Cokelat.co, untuk membaca artikel aslinya klikĀ di sini

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close