Nasional

Polda Jabar Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut di Subang

Medan.top – Direktorat Polda Jawa Barat masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan maut di Subang yang menyebabkan 8 orang tewas, Sabtu (18/1/2020).

Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Eddy Djunaedi mengatakan, ia masih menunggu hasil dari Traffic Accident Analysis (TAA) yang dilakukan kemarin, bersama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri.

“Belum diketahui hasil seperti apa, kita masih menunggu juga,” kata Eddy, saat di konfirmasi, Senin (20/1/2020).

Eddy enggan menyimpulkan, terkait penyebab bus tersebut kecelakaan yang menyebabkan delapan orang tewas itu. Dirinya akan mengumumkan hasil olah tempat kejadian, setelah mendapat hasil dari Korlantas.

“Kita tunggu hasil TAA. Setelah itu nanti kita kordinasi dengan stakeholder lainnya (sebelum diumumkan),” katanya.

YLKI Minta Usut Penyebab Kecelakaan Maut di Subang

Sementara itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) mendesak kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk segera mengusut penyebab kecelakaan bus pariwisata yang terjadi di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat.

“Kami mendesak kepolisian dan Kemenhub atau Dishub setempat untuk segera mengusut penyebabnya,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi.

Dia menduga kecelakaan yang menewaskan 8 kader Posyandu tersebut ada kaitannya dengan rem blong atau kesalahan manusia.

“Faktor manusia lazim menjadi penyebab utama kecelakaan bus umum, entah karena kelelahan, mengantuk, atau juga ngebut ugal-ugalan,” kata dia.

Dia meminta harus ada sistem yang dapat memaksa agar sopir beristirahat usai mengemudi 3 hingga 4 jam.

“Dengan era digital seperti sekarang, sangat mudah mengontrol dan memaksa pengemudi istirahat dalam menjalankan kendaraannya,” kata dia.

Sebelumnya, bus pariwisata yang membawa rombongan dari Depok, mengalami kecelakaan sepulangnya dari kawasan Tangkuban Parahu, pada Sabtu (18/1/2020).

Delapan orang tewas berikut dengan sopir bus pariwisata tersebut. Kronologis kejadiannya, bus pariwisata PO Purnamasari Nopol E 7508 W, melaju dari Bandung ke arah Subang setibanya di lokasi kejadian laju bus tidak terkendali yang mengakibatkan oleng dan terguling. (Kompas.com)

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close