Nasional

Pelaku Pembunuh Wanita Tanpa Kepala di Dumai Ditangkap

Medan.top – Kepolisian Polres Dumai akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuh wanita tanpa kepala yang mayatnya ditemukan di semak-semak, 2 Mei 2019 lalu

Kepolisian Polres Dumai yang bekerja sama dengan Direskrimsus Polda Riau berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Suci Fitria.

Tersangka berinisial VH (52) diamankan Rabu (15/01/2020) di rumahnya di Kelurahan Tangkerang, Kota Pekanbaru.

Sejumlah barang bukti mulai dari handphone, jam tangan dan mobil korban berhasil diamankan dari tangan tersangka.

Fakta-fakta kasus pembunuhan sadis Suci Fitria cukup mencengangkan, terkait dengan kasus pembunuhan sadis tersebut.

Salah satu fakta yang cukup mengagetkan yakni terkait dengan identitas pelaku. Ternyata, pelaku merupakan seorang pengemudi online yang selama ini menjadi saksi pihak kepolisian dalam mengungkapkan kasus pembunuhan itu.

Tersangka selama ini diketahui cukup kooperatif memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Bahkan pihak kepolisian sempat membuat sketsa wajah seorang wanita yang disebut pelaku bersama korban saat pelaku menjemput korban di Hotel Red Planet, Pekanbaru.

Dengan sketsa tersebut, pihak kepolisian berusaha mencari wanita yang mirip dengan gambar sketsa, namun tidak satu pun wanita yang mirip dengan gambar sketsa yang dibuat berdasarkan keterangan VH. Ternyata itu hanya alibi pelaku saja. Wanita yang di sketsa tersebut tidak nyata, hanya khayalan pelaku saja.

Pelaku Pembunuh Wanita Tanpa Kepala Sempat Mendatangi Rumah Korban

Selain itu saat konferensi pers, Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira, Sabtu (18/1/2020) juga mengungkapkan fakta bahwa pelaku juga berprofesi sebagai kontraktor di Kota Pekanbaru dan memiliki rumah mewah yang dilengkapi fasilitas kolam renang di Jalan Tiung, Nomor 114, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Dikatakan Kapolres Dumai, kasus ini menemui titik terang berawal dari signal handphone milik Suci kembali aktif. Dari sana pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan pengembangan, kemudian diketahui keberadaannya handphone tersebut. Ternyata handphone itu sudah pindah tangan dari beberapa orang. Setelah ditelusuri ternyata handphone itu diambil pelaku VH.

“Kami masih melakukan pemeriksaan, saat ini alat bukti sudah cukup, Namun yang jadi kendala tersangka belum mengakui perbuatannya,” ujar AKBP Andri Ananta Yudistira.

Tidak hanya itu, fakta yang cukup mengejutkan juga ternyata pelaku sempat mendatangi rumah orang tua Suci Fitria yang berada di Jalan Taman Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru pada 2 Desember 2019 lalu. “Ya sempat datang, dia (pelaku, red) menjelaskan kepada kami terkait kronologis terakhir kali bertemu dengan anak saya, tenyata itu hanya alibi saja, dia pelakunya,” ujar Lia, ibu korban.

Bahkan pelaku sempat mengajak dirinya untuk pergi ke tempat terakhir ia mengantar anaknya di salah satu tempat hiburan di Jalan Kuantan Raya, Pekanbaru. “Untung saya tidak ikut ketika itu, mungkin kalau ikut bisa saja saya dibunuh,” ujar ibu korban.

Orang tua korban mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis anaknya. Mereka berharap pihak kepolisian bisa menggali motif pelaku yang tega menghabisi nyawa anaknya dengan cara yang kejam.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kerja keras polisi baik Polres Dumai, Polda Riau yang telah berhasil menangkap pelaku,” ujar Lia.

Lia berharap pelaku dihukum seberat-beratnya atas perbuatan keji itu. “Hukuman mati sangat setimpal didapatkan pelaku atas perbuatan kejam terhadap anak saya,”‘ katanya.

Kontributor : Ferry Anthony

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close