Nasional

Dua Pekerja Pemasang Tiang Telkom Tewas Tersetrum Listrik di Pati

Medan.top – Dua pekerja yang bertugas pasang tiang untuk kabel Telkom tewas tersetrum listrik di Jalan Raya Pantura Juwana-Rembang, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2020).

“Sebetulnya pekerja yang tersengat listrik ada empat orang, namun lainnya mengalami luka-luka,” ujar Kapolsek Juwana Polres Pati AKP Eko Pujiono, Rabu (4/3/2020).

Kapolsek mengatakan, adapun korban meninggal dunia bernama Purwo (27) dan Erwin (21) sama-sama warga Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. Sementara dua korban selamat, yakni Tuladi (80) dan Sahrul (20) juga sama-sama warga Desa
Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan.

Kedua korban yang selamat mengalami luka bakar di tangan dan kaki dengan kondisi masih sadar. Sedangkan korban meninggal dunia juga mengalami luka bakar pada kaki dan juga tangan.

Kronologis kejadian tersebut berawal ketika empat orang dalam satu ikatan kelompok kerja sedang memasang tiang baja untuk jaringan kabel Telkom. Namun tiba-tiba, ujung bagian atasnya menyentuh kabel jaringan PLN sehingga mengakibatkan empat orang tersengat listrik dan korban juga terpental sejauh 1 meter.

Korban Tewas Tersetrum Listrik Dievakuasi ke RS Juwana

Setelah peristiwa tersebut, korban ditolong oleh rekannya yang lain dan kemudian dievakuasi ke RS Agung Juwana untuk menjalani perawatan medis.

Dari hasil pemeriksaan dokter terhadap empat korban, semuanya mengalami luka bakar pada jari dan telapak pada tangan dan kaki yang disebabkan pada saat kejadian semua korban memegang tiang untuk pemasangan Telkom yang terbuat dari baja.

Keempat korban tersebut merupakan pekerja dari PT Mitra Sinergi. Atas peristiwa tersebut, aktivitas pemasangan tiang kabel Telkom untuk sementara dihentikan karena masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Peristiwa tersebut, dianggap sebagai kelalaian dalam pemasangan tiang bakel telkom yang posisinya memang didekat kabel jaringan listrik PLN.

“Seharusnya, mereka berkoordinasi dengan pihak PLN agar dalam pemasangannya lebih aman dan terhindar dari peristiwa yang baru saja terjadi,” ujarnya. Korban meninggal kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dimakamkan. (Antaranews)

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close