Nasional

Ditagih Uang Kontrakan, Wanita Bakar Diri Hingga Tewas di Batam

Medan.top – Seorang wanita bakar diri hingga tewas diduga karena kesal saat ditagih uang kontrakan di Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Korban berinisial AC (29), meninggal dunia setelah dirawat beberapa jam di RS Camatha Sahidya, Batam. Korban mengalami lukar bakar di atas 80 persen.

Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Iptu Budi Santoso membenarkan peristiwa wanita bakar diri tersebut.

“Korban sendiri berinisial AC, yang telah lama tinggal di kawasan Kampung Aceh Muka Kuning,” kata Budi melalui telepon, Selasa (31/3/2020) malam tadi.

Budi mengaku belum mengetahui secara pasti apa motifnya hingga wanita kelahiran 1991 ini nekat membakar dirinya sendiri.

Namun dari informasi dan pengembangan di lokasi kejadian, AC diketahui sudah lama tidak bekerja, sehingga bingung untuk membayar uang kontrakan.

Sebab kontrakan yang ditempati AC sudah lama menunggak sehingga membuat pemilik kontrakan kesal.

“Untuk sementara informasinya seperti itu, namun tetap kami kembangkan, mana tahu ada motif lain dari kejadian ini,” jelas Budi.

Lebih jauh Budi mengatakan, kejadian ini berawal saat AC didatangi pemilik kontrakan untuk meminta uang kontrakan yang sudah menunggak beberapa bulan.

Namun yang bersangkutan malah balik marah dan menggertak pemilik kontrakan.

Tidak saja marah, yang bersangkutan mengancam akan membakar diri jika pemilik kontrakan terus menagihnya.

“Saat itulah AC menyiramkan sekujur tubuhnya dengan bensin dan akhirnya menyalakan korek api, hingga akhirnya seluruh tubuhnya hangus terbakar,” terang Budi.

Setelah dirawat beberapa jam di RS Camatha Sahidya, AC akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

“AC mengalami luka bakar di atas 80 persen, sebab hampir seluruh tubuhnya terbakar dan seluruh tubuhnya juga dibalut perban,” jelas Budi.

Polisi Masih Mencari Keberadaan Keluarga Wanita Bakar Diri Hingga Tewas di Batam

Budi mengaku informasi ini baru saja didapatnya dari keterangan dokter yang menangani korban.

Saat ditanyai apakah pihak keluarga almarhumah AC sudah mengetahui kejadian ini, Budi mengaku masih melacaknya.

“Kami sedang meminta bantuan kepada teman-teman AC dan tetangga AC untuk melacak keberadaan keluarganya. Informasi yang didapat, AC memiliki kerabat di Batam,” jelas Budi.

Saat ini, jenazah AC masih berada di kamar mayat RS Camatha Sahidya menuggu pihak keluarga AC menjemputnya. (Kompas)

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close