MedanTop

Pengamat Politik UISU : Pilkada Tak Tergesa-gesa

Medan.Top. Pengamat politik Universitas Islam Sumatera Utara (UISU)  Ridwan Nasution, S. Sos, M. Kom.i menilai,  Pilkada harus dilakukan karena  merupakan amanat undang-undang, maka proses itu harus tetap dilakukan.

“Pemerintah sebenarnya tidak tergesa-gesa dalam menyelenggarakan Pilkada meskipun ada di masa pandemik,”kata  Ridwan Nasution, S. Sos, M. Kom.i di Ruang Biro Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UISU lantai 2 pada Kamis (3/9/20) menanggapi pertanyaan UISU.ac.id, dalam pelaksanaan Pilkada.

Ridwan juga  juga menuturkan bahwa pandemi ini adalah musibah dan semua orang tidak pernah memprediksikan musibah ini sebelumnya.

” Tergesa-gesa sih tidak, karena tahapan ini sudah berjalan. Sementara pandemi ini kan musibah. Semua orang tidak bisa memprediksikan musibah ini sebelumnya. Pandemi ini masuk di bulan Maret. Sementara di bulan April kemarin seharusnya kita sudah melaksanakan pemilu namun diundur hingga Desember”, tutur Ridwan.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menilai bahwa jika dilihat dari sisi sosial hal ini memang tidak pantas karena kita sedang ada dalam masa krisis. Ia menilai bahwa masayarakat pada umumnya sedang berkecamuk dengan berbagai ketakutan yang tercipta dari opini yang ada.

“Masyarakat pasti gelisah. Apalagi yang namanya pilkada itu pasti akan mengumpulkan banyak orang, baik dari aspek kampanye maupun pada saat ada  di bilik suara. Sementara ada aturan protokol kesehatan yang menyatakan bahwa masyarakat jangan berkumpul dan berkerumun di tempat umum” , kata pak Ridwan.

Dalam kesempatan itu,  Ridwan juga berharap bahwa ada mekanisme yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi masyarakat agar tidak berkerumun pada saat memberikan suaranya di bilik suara.

“Harus wajib mengikuti protokol kesehatan yang ada. Tinggal caranya saja, apakah secara bergelombang atau seperti apa. Saya berharap ada mekanisme yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi masyarakat agar tidak berkerumun”, ucap  Ridwan yang saat diwawancarai menggunakan masker itu.

 

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close