Lifestyle

Ilmuwan Menemukan Sesuatu yang Diduga sebagai Makhluk Terpanjang di Dunia

Medan.top – Para ilmuwan telah menemukan sesosok organisme laut berbentuk spiral yang diduga sebagai makhluk terpanjang di dunia.

Organisme yang disebut siphonophore ini ditemukan di kedalaman laut di Australia Barat. Lingkar luarnya diduga memiliki panjang hingga 150 kaki atau 45,7 meter.

Jika ukuran organisme itu tepat, maka siphonophore yang ditemukan ini akan menjadi makhluk terpanjang di dunia, mengalahkan paus biru, 15 meter lebih panjang.

Dikutip dari Cokelat.co, Sabtu (11/7/2020), siphonophores bukanlah sebuah makhluk. Setiap Siphonophores terdiri dari koloni kloning-kloning kecil yang disebut ‘zooids’.

Zooids memiliki bentuk yang identik satu sama lain dan mereka berbagi DNA yang sama. Sejumlah besar zooids saling sambung-menyambung sehingga berbentuk sebagai sebuah senar.

Seperti ubur-ubur, zooids merupakan predator. Makhluk ini juga memiliki sengat yang digunakan untuk menangkap buruan berupa ikan kecil, keong, dan plankton.

Hal unik lainnya dari makhluk ini adalah, meski zooids secara genetik berbentuk identik, tetapi mereka memiliki peranan yang berbeda dalam satu kesatuan sebagai koloni siphonophore.

Sebagai contoh, zooids dalam koloni siphonophore ada yang hanya berenang, ada yang hanya makan, dan menyengat atau menangkap makanan.

Untuk menjalankan fungsi tertentu, zooids menyusun diri mereka secara ketat serta saling membagi dan mengulangi berbagai tugas di dalam koloninya.

Penemuan makhluk laut yang beragam

Penemuan ini dapat terlaksana atas usaha ekspedisi sekelompok ilmuwan yang didanai oleh organisasi non-profit bernama Schmidt Ocean Institute.

Pemimpin ekspedisi sekaligus ilmuwan riset senior, Nerida Wilson, penemuan itu membuat mereka terkejut sekaligus merasa kagum.

Para ilmuwan menemukan makhluk ini di kedalaman 630 meter di bawah permukaan laut, ketika kapal selam yang digunakan para ilmuwan akan kembali ke permukaan.

Secara keseluruhan, para peneliti memperkirakan makhluk ini memiliki panjang hingga 120 meter. Mereka bahkan sempat merekam aktifitas siphonophore saat itu.

Kapal selam yang digunakan para ilmuwan itu merupakan kendaraan tanpa awak yang dikendalikan dari jauh, atau yang disebut ROV dan menyelam sejauh 4,4 kilometer.

Mereka melakukan 20 penyelaman dan berhasil menemukan sejumlah makhluk bawah laut yang sebelumnya tak terdokumentasi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Hidroid raksasa
  • Spons kaca
  • Timun laut berekor panjang
  • Dan gurita cumi-cumi

Seluruh makhluk laut unik itu ditemukan di wilayah Gascoyne Coast, sebuah wilayah bioregional yang dilindungi. Meski makhluk laut ini berada di lokasi yang dilindungi, para ahli masih belum dapat mengetahui keberagaman makhluk laut yang terdapat di wilayah itu. Maka dari itu, mereka bertujuan untuk melakukan eksplorasi lebih lanjut. (UNBF/AW)

Artikel ini telah terbit di Cokelat.co, untuk membaca artikel aslinya klik di sini

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close