LifestyleOlahraga

Hari Sepeda Dunia, Yuk Gowes demi Bumi yang Bersih dan Sehat

Medan.top – Tepat hari ini tanggal 3 Juni diperingati sebagai Hari Sepeda Dunia (World Bicycle Day). Tanggal itu digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hari Sepeda Dunia dicanangkan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat bersepeda.

Dalam pandangan PBB, bersepeda mendatangkan banyak keuntungan dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Melihat sejarahnya, sepeda sudah hadir sejak akhir abad ke-19.

Bersepeda cross county(Medan.top/Istimewa)

Sejak saat itu, penggunaan moda transportasi yang dahulu hanya dapat digunakan dengan cara dikayuh atau gowes ini menyebar ke seluruh dunia.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, sepeda mulai dilengkapi dengan listrik, sehingga pengendara tidak perlu lelah menggowes.

Sepeda listrik ini mirip seperti sepeda motor yang dapat bergerak tanpa digowes. Meski begitu, peminat sepeda dengan sistem kayuh tetap lebih banyak sebagai sarana berolahraga yang baik bagi kesehatan.

BMX dirtjump beratraksi. (Medan.top/Istimewa)

Sepeda juga dikenal sebagai moda transportasi ramah lingkungan, karena tidak menimbulkan polusi seperti asap yang keluar dari knalpot mobil dan motor.

Kebanyakan orangtua juga mengenalkan sepeda kepada anak-anaknya sejak mereka kecil. Salah satu tujuannya adalah melatih sensorik, motorik dan intelejensia anak.

(Medan.top/Istimewa)

Seiring dengan meningkatkan kesadaran bersepeda di kalangan dewasa, beberapa tahun belakangan muncul komunitas-komunitas gowes yang dibarengan dengan berbagai pertandingan dan acara gowes bersama.

Ini membuat sepeda tidak lagi sekadar moda transportasi dan alat permainan, tetapi juga sarana untuk menambah jejaring serta melatih kekompakan dan meningkatkan jiwa sportif. Bahkan, acara gowes bersama turut menunjang perkembangan pariwisata di Tanah Air.

Sejumlah pesepeda di Car Free Day Dago, Kota Bandung. (Medan.top/Istimewa)

Kondisi yang belum memadai bagi pesepeda

Sebagai benua pertama yang mengenalkan sepeda, Eropa hingga saat ini masih menjadi benua yang warganya banyak menggunakan sepeda untuk bepergian.

Adapun negara-negara di sana yang nyaman digunakan untuk gowes antara lain Belanda, Denmark, Finlandia, Jerman, dan Swedia.

Sayang, kondisi jalan yang tidak mendukung serta kurangnya kesadaran serta disiplin pengendara moda transportasi lain seperti mobil dan motor membuat pengguna sepeda terkadang tidak nyaman.

Atlet MTB dirt jump. (Medan.top/Istimewa)

Bahkan, beberapa kasus ketidakdisiplinan berlalu lintas pengendara mobil dan motor telah memakan korban pengendara sepeda.

Tidak dapat dimungkiri, belum semua negara memiliki jalan dengan kondisi aman dan nyaman bagi pengendara sepeda. Negara yang memiliki infrastruktur jalan memadai antara lain Luxemburg dan Malta.

Kalau kamu bagaimana? Lebih suka gowes atau berkendara dengan motor dan mobil? (Suzan)

 

Berikan Komentar:

Tags