Inspirasi

Unta ini Berjalan Sejauh 100 Km untuk kembali kepada Pemiliknya setelah Dijual

Medan.top – Seekor unta di Mongolia menempuh perjalanan sejauh 100-kilometer demi kembali kepada pemiliknya terdahulu setelah ia sebelumnya dijual.

Kisah unta setia ini menjadi viral di media sosial China karena menimbulkan rasa haru di kalangan netizen. Semua berawal ketika unta itu dijual oleh pemiliknya pada Oktober 2019. Pemilik unta setia itu, Temur dan istrinya, merupakan pasangan petani.

Keduanya menjual unta mereka yang kemudian dibawa oleh pemilik barunya ke desanya yang terletak 100 kilometer dari tempat tersebut.

Pemilik barunya kemudian merawat dan menjaga unta tersebut selama musim dingin dan menggembalakannya di pegunungan selama musim semi.

Dikutip dari laman Oddity Central, Sabtu (25/7/2020), dari pengakuan pemilik barunya, unta itu terlihat mampu beradaptasi dan baik-baik saja di lingkungan baru.

Perjalanan panjang dimulai

Namun, tepat di musim panas pada tanggal 27 Juni, hewan itu melarikan diri. Kisahnya dijelaskan dalam video yang viral di jejaring media sosial Pear.

Unta itu berjalan sejauh 100-kilometer melintasi padang pasir, pegunungan, jalan raya, dan pagar berduri untuk kembali kepada pemiliknya.

Dalam perjalanan panjangnya, unta itu bertemu dengan sejumlah penggembala di awal bulan ini. Mereka kemudian membawa serta memberinya makanan dan minuman sembari membantu mencari pemilik unta tersebut.

Kabar ditemukannya unta itu oleh sekelompok penggembala kemudian singgah juga ke telinga pemilik lamanya. Mereka kemudian bergegas menemui unta malang tersebut.

Unta itu terlihat menderita sejumlah luka dari petualangannya melarikan diri sejauh 100 Km. Temur dan istrinya kemudian memutuskan untuk memeliharanya lagi.

Membuat banyak orang tersentuh

“Ketika kami mendengar beritanya, kami ingin membawanya kembali. Tetapi pemiliknya saat ini telah terlebih dahulu membawanya pulang,” ujar istri Temur.

“Kami kemudian menghubunginya dan memutuskan untuk menukar unta tua itu dengan unta betina yang berusia 3 tahun,” lanjutnya. Ketika bertemu lagi dengan unta itu, Temur dan istrinya merasa sedih melihat kondisinya yang penuh luka.

“Saya sangat sedih ketika melihat banyak luka-luka di tubuhnya. Ia pasti berjalan melintasi banyak pagar.” Merekapun memutuskan tak akan menjualnya lagi. “Kami tak akan lagi menjualnya kepada siapapun. Unta merupakan hewan yang sangat cerdas,” lanjut istri Temur.

Hingga Rabu lalu, kisah unta itu telah ditonton sebanyak 16 juta kali. Banyak netizen yang merasa takjub atas daya tahan hewan itu serta kemampuannya menemukan jalan pulang.

“Aku sampai berlinang air mata. Hewan sangatlah tulus. Tolong jaga dia baik-baik mulai saat ini,” komentar seorang warganet.

“Aku tak dapat membayangkan perjuangannya. Ia pasti merasa sangat merindukan rumahnya,” tulis warganet lainnya mengomentari kisah unta tersebut. (Oddity Central/AW)

 

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close