Inspirasi

Seekor Monyet Mencuri Sampel Covid-19 dari Laboratorium di India

Medan.top – Kejadian unik terjadi di India saat gerombolan monyet mencuri sampel virus Covid-19 dari sebuah laboraturiom kampus kedokteran.

Dari video yang beredar di dunia maya, seekor monyet terlihat kabur dengan membawa sampel darah yang diambil dari tiga pasien virus corona

DIkutip Medan.top dari laman Live Science, Minggu (31/5/2020), kejadian ini terjadi beberapa hari yang lalu di Meerut Medical College di Uttar Pradesh. Adegan pencurian itu terekam setelah seorang teknisi laboratorium mengambil video menggunakan ponselnya yang kemudian diunggah di media sosial.

Dari video tersebut dapat dilihat seekor monyet yang memanjat pohon setelah mengambil sampel dan beberapa produk kesehatan. Di atas pohon sang monyet terlihat menggigit sesuatu yang terlihat seperti sarung tangan dan kit tes.

Akibat kejadian ini, petugas kesehatan pun harus mengambil sampel darah lagi dari pasien. Untungnya kit yang tidak rusak masih bisa diselamatkan.

Masyarakat di sekitar kampus langsung khawatir jika insiden ini bisa memperparah kasus Covid-19 di lingkungan merekaa. Sejauh ini, telah ada 7.170 kasus virus Corona yang terkonfirmasi di Uttar Pradesh. Beruntung, monyet tersebut mengambil sampel darah, bukan hasil swab tenggorokan dan hidung dari pasien.

Petinggi universitas, S.K. Garg mengatakan, saat ini tidak ada bukti bahwa virus Corona bisa menyebar lewat kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi.

Otoritas mengatakan, mereka belum tahu apakah monyet yang mencuri sampel Covid-19 itu menumpahkan sampel darah. Garg juga belum tahu apakah monyet itu bisa terinfeksi setelah kontak dengan darah yang terinfeksi Covid-19. “Belum ada bukti yang ditemukan bahwa monyet bisa menderita infeksi,” ujar garg.

Saat ini, otoritas dan pihak universitas sedang menyelidiki insiden ini. Teknisi lab yang diserang telah diselidiki bagaimana ia bisa dikalahkan oleh monyet. Otoritas juga menanyai teknisi tersebut kenapa responsnya setelah diserang justru merekam video dan tidak melaporkannya ke petinggi di rumah sakit. (Live Science/AW)

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: