Inspirasi

Gigihnya Torang Herbet Simanjuntak, Driver Grab Tunawicara yang Tak Kenal Lelah

Medan.Top | Tampaknya manajemen Grab tidak membatasi kondisi fisik driver yang hendak melamar ke perusahaannya. Contohnya Torang Herbet Simanjuntak, pria 26 tahun yang mengalami keterbatasan wicara atau berkomunikasi ini sudah tiga bulan bergabung menjadi mitra Grab di Bali.

Keterbatasan berkomunikasi tidak menyurutkan niatnya mandiri secara finansial dan bisa membantu orang tua yang sudah pensiun. Menurutnya, banyak tantangan datang tapi banyak juga dukungan dari sesama mitra GrabBike yang menyemangatinya.

“Teman-teman baik sekali sering membantu, memberi saran bagaimana mengetahui pesanan fiktif, bersikap sopan pada setiap penumpang, sampai membantu ketika ada sesama pengemudi yang kehabisan bensin atau ban motornya bocor, dan lain-lain,” kata Torang seperti dikutip dari akun Instagram Grab Indonesia, Kamis (3/1/2019).

Torang berangkat dari rumah pukul 8 pagi hingga 5 sore, bahkan kadang 9 malam, dan mengaku tidak pernah mengalami pelecehan terhadap kekurangannya, dan berharap semoga tidak pernah kejadian.

Dukungan dari orang tua juga sangat penting bagi Torang menjalani keseharian sebagai pengemudi GrabBike. Sang Ibu selalu berpesan untuk selalu berhati-hati di jalan dan mementingkan keselamatan.

Terkadang Ibunya juga khawatir kalau Torang pulang dari bekerja sampai malam hari, tetapi Ia selalu meyakinkan Ibunya bahwa dirinya akan selalu baik-baik saja. Untuk kinerjanya yang dianggap baik, pernah ia dikirimkan bingkisan oleh Grab berupa makanan dan minuman.

Torang yang lulusan SMA Sekolah Luar Biasa ini mengatakan senang bisa bergabung dalam Grab yang membantunya mandiri, terutama karena membuatnya bisa bersosialisasi baik dengan banyak orang, tanpa dipandang kondisinya saat ini. (grab/fit)

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close