ElektronikNasional

Tak Sekadar Mengambil Video, Drone Juga Dipakai untuk Perangi Corona

Medan.top – Penggunaan drone yang semakin meluas ternyata memiliki manfaat lain, yaitu untuk perangi virus corona (Covid-19).

Drone adalah pesawat tanpa awak yang dikendalikan dari jauh menggunakan remote control. Awalnya militer memakainya untuk membawa senjata. Seiring berjalannya waktu, drone kini menjadi alat fotografi ngetren untuk mendukung produksi video dengan sudut pandang bird eye view.

Fungsi drone memang beragam. Di tengah pandemi Corona seperti sekarang, India memanfaatkannya untuk perangi virus corona. Sebuah perusahaan di negara dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia itu membuat serangkaian Corona Combat Drones.

Aman dari penularan

Berbekal perangkat ini mereka bisa mengecek suhu tubuh penduduk dari ketinggian 18 meter serta menyemprotkan disinfektan di area luas.

Kelebihannya, operator drone berada dalam posisi aman karena pengoperasian dilakukan dari jauh, sehingga tidak saling berdekatan.

Proyek sanitasi percobaan itu merupakan hasil kerja sama dengan North Delhi Municipal Council (NDMC) dari Shakurpur Basti dan telah dilakukan di 32 daerah terpencil Delhi yang total luas areanya mencapai 85 kilometer persegi. Percobaan dilakukan pula di daerah kumuh Noida yang didiami sekitar 10 ribu warga.

Sampai awal Mei 2020, di India ada 57.332 kasus Covid-19 dan 1.899 kematian. Namun, pengujian kapasitas dibatasi. Artinya, jumlah tersebut bisa jadi lebih banyak.

Dengan populasi penduduk yang banyak dan lahan yang luas, solusi automasi menggunakan drone bisa membantu memperlambat penyebaran virus Corona.

Kamera thermal yang dipasang pada drone memang tidak dapat mendeteksi apakah warga terinfeksi virus Covid-19, namun hasil pengukuran suhu tubuh bisa menjadi indikator seseorang terkena gejala berupa demam.

Indonesia ikut memanfaatkan

Pemanfaatan drone untuk memutus rantai corona bukan hanya di India. Di Indonesia pun telah dilakukan. Pada Maret lalu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Provinsi Sulawesi Selatan melakukan uji coba drone untuk mendeteksi suhu tubuh manusia. Uji coba dilakukan di pasar dan jalan-jalan yang dipenuhi kerumunan.

Sebelumnya, University of South Australia (UniSA) bersama perusahaan pembuat drone asal Kanada, Draganfly Inc, mengembangkan drone bersensor khusus untuk mendeteksi warga yang terjangkit Corona.

Pengujian juga dilakukan di area dengan kerumunan orang. Drone tersebut bisa memonitor suhu, detak jantung, frekuensi pernapasan, bersin dan batuk. Keren, ya? (Suzan)

 

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: