Elektronik

Ini 6 Cara Memilih Nama untuk Startup agar Mudah Dikenal Konsumen

Medan.top – Memilih nama merek penting untuk startup. Merek berguna untuk mengidentifikasikan bisnis dan mengenalkan perusahaan dengan cepat kepada publik.

Dengan begitu, bisnismu lebih cepat dikenal dan diingat konsumen. Namun, memilih nama untuk startup bukanlah hal mudah. Setidaknya ada 5 hal yang perlu diperhatikan.

1. Jelas dan gamblang

Hal pertama yang perlu dicermati adalah nama start up sebaiknya langsung menjelaskan barang atau layanan. Dengan begitu, konsumen bisa mengetahui dengan jelas apa barang dan layanan yang kamu tawarkan.

2. Memahami SEO

Saat ini bisnis tidak bisa dilepaskan dari media sosial dan website. Jika menggunakan website untuk mempromosikan produk, kamu perlu juga mengetahui ilmu Search Engine Optimization (SEO).

SEO adalah upaya optimalisasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian menggunakan mesin pencarian seperti Google. Jadi, ada baiknya kamu membuat nama startup yang bisa memudahkan SEO website kamu di mesin pencari.

3. Domain yang tepat

Hal kedua yang mesti diperhatikan adalah memilih domain internet yang tepat. Mencari domain juga bukan hal mudah. Terkadang mencari domain yang sesuai nama merek juga sulit. Adakalanya domain tersebut sudah dibeli perusahaan lain. Kamu juga sebaiknya memilih nama domain yang pendek agar mudah diingat orang.

4. Tentukan jumlah kata

Hal ketiga ialah menentukan jumlah kata pada merek. Sebaiknya gunakan nama merek 2 hingga 5 suku kata. Nama yang singkat akan memudahkan orang mengingat merek start up kamu. Apabila terlalu panjang, orang harus berpikir beberapa kali untuk mengingatnya. Jika tidak menemukannya, mereka bisa jadi akan berpaling kepada start up lain. Sayang kan, jika hal ini terjadi?

5. Hindari kemiripan nama

Hal keempat yang perlu dilakukan adalah usahakan untuk menghindari pembuatan nama merek yang mirip dengan startup lain. Ketika nama merekmu mirip dengan perusahaan lain, konsumen bisa saja malah nyasar ke website milik startup lain. Jadinya, mereka malah menggunakan jasa perusahaan lain.

6. Survei nama merek

Terakhir, jangan malas survei nama merek. Jika sudah punya alternatif nama merek, kamu sebaiknya melakukan survei. Survei dapat kamu lakukan melalui Google atau Yellow Pages untuk mengecek apakah sudah ada perusahaan dengan nama tersebut.

Selain itu, teliti sebelum menentukan nama juga penting. Jangan sampai nama merekmu memiliki makna negatif. Untuk itu, kamu perlu mengecek definisinya di kamus atau mencari tahu dari ahli bahasa. (Suzan)

 

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close