Ekonomi

11 Langkah Jitu Mempercepat Panen Kelapa Sawit

Medan.top –  Dalam beberapa bulan belakangan ini harga sawit sedang naik-naiknya, dengan harga yang cukup bagus tersebut marilah saatnya untuk mencari bagaimana langkah mempercepat panen kelapa sawit.

Dahulu banyak petani yang menggunakan bibit mariles (marihat leles) yang akibatnya bisa 5 sampai 7 tahun tanaman sawit tidak berbuah. Tetapi dengan adanya bibit unggul yang saat ini akan membantu lebih cepat untuk berbuah.

Sebelumnya tanaman kelapa sawit di targetkan akan panen setelah 30 bulan, tapi saat ini ada inovasi baru yang akan membuat pohon sawit untuk panen lebih cepat menjadi 27 bulan.

Bagaimana caranya? Berikut 11 langkah mepercepat panen kelapa sawit dengan hasil yang cukup bagus

1.Varietas Unggul Bersertifikat

Gunakan lah bibit unggul yang bersertifikat, saat ini sudah ada sekitar 19 produsen kecambah yang resmi. Jangan bingung untuk memilih bibit yang mana, silahkan pilih yang mana saja asal yang sudah tersertifikasi seperti bibit dari PPKS dan Marihat atau yang lainnya.

2.Bangun Infrastuktur

Untuk menunggu waktu 27 bulan menuju panen, infrastruktur dalam kebun juga harus di desain dengan bagus seperti jarak tanam, populasi tanam, pasar pikul, dan jalan panen. Dan akses untuk merawat tanaman nya juga mudah karna infrastruktur kebun sudah bagus.

3.Tanam Kacangan

Untuk mempercepat panen kelapa sawit disarankan untuk menaman tanaman mukuna di sekeliling pohon sawit, atau tanaman tumpang sari serta tanaman kacangan yg lainnya.

4.Konsolidasi dan Sisip

Tanaman yang baru ditanam tidak semuanya bisa bertahan hidup dan normal jika ada tanaman yang miring maka segerakan untuk di tegakkan kembali dan yang mati segera untuk diganti, supaya kontribusi masing-masing tanaman pada saat panen akan menjadi maksimal.

5.Pemupukan Berimbang

Melakukan pemupukan yang berimbang sangat penting karena kelapa sawit sangat responsive terhadap pemupukan, apa lagi masing-masing tanah mempunyai kesuburan yang berbeda-beda. Maka dari itu harus dilakukan pemupukan apabila kesuburan tanahnya kurang bagus.

6.Tambah Bahan Organik

Untuk tanah tertentu perlu juga dibantu dengan bahan organik agar membantu pemupukan serta memperbaiki struktur fisik dan kimia tanah.

7.Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit merupakan salah satu penyebab kegagalan untuk mepercepat panen, maka dari itu untuk selalu waspada dan mensensus hama dan penyakit yang hinggap di setiap tanaman kelapa sawit kita.

8.Pengendalian Gulma

Pengendalian gulma bisa dilakukan dengan menanam mukuna tetapi tetap harus dirawat dan jangan sampai mukunanya melilit sampai ke pohon sawit. Anakan kayu dan alang-alang juga harus dikendalikan.

9.Kastrasi dan Sanitasi

Tujuannya adalah untuk memperbesar bonggol supaya arah pertumbuhannya menuju ke vegetative agar pada saat umur 27 bulan ukuran tandannya sudah besar lebih dari 3kg dan sudah siap dijual ke pabrik kelapa sawit.

10.Persiapkan Prasarana & Sarana Panen

Mempersiapkan alat-alat panen dan pengangkutan TBS menuju pabrik. Yang lebih simplenya biasa disebut dengan istilah Panen – Angkut – Olah.

11.Tingkatkan Fruit Set

Fruit set adalah persentase bunga betina yang menjadi buah sempurna dalam satu tandan buah segar, fruit set yang baik pada tanaman kelapa sawit adalah di atas >75%. Faktor yang dapat mempengaruhi fruit set adalah SPKS, varietas, angin, curah hujan, dan intensitas sinar matahari.

 

Sumber : Youtube (Agus Susanto)

 

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close