Daerah

Viral Video Balap Liar, Remaja 16 Tahun di Siantar Tabrak Pohon dan Tewas

Medan.top – Video Aksi balap liar berujung maut di Kota Pematang Siantar viral di  jagad maya.  Dalam video tersebut, seorang pebalap liar meninggal dunia dalam aksi balapan di jalanan itu. Dalam video tersebut pebalap yang diketahui remaja 16 tahun itu menabrak seorang penonton, hingga kemudian menghantam pohon di pinggir jalan.

Aksi balap liar diketahui berlangsung di Jalan Lintas Sumatera Siantar-Parapat, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Senin sore (15/6/2020).

Pebalap itu diketahui DGA (16), warga Jalan Sibatu-batu Blok III, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar.

Dilihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat dua orang pebalap bersiap untuk beradu cepat di jalanan. Lokasi balap diketahui sebagai jalan perbatasan Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun.

Dalam video, tak lama setelah memulai balapan, kendaraan korban terlihat oleng ke kiri hingga menabrak penonton di sebelah kiri jalan. Lalu korban dan motornya menghantam pohon. Insiden itu melahirkan sorakan dari penonton.

Seorang saksi mata mengatakan, korban oleng diakibatkan terkena senggolan dari rivalnya saat balapan berlangsung. Menurutnya, selain mengikuti balap jalanan, korban juga beberapa kali mengikuti balapan resmi road race.

“Korban ini disiku lawannnya bang, makanya oleng nabrak penonton dan pohon,” ungkap saksi minta identitasnya dirahasikan, Selasa (16/6/2020).

Saksi berujar korban sempat dilarikan ke RS Tentara Kota Siantar untuk mendapatkan perawatan. Namun, sampai di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Penonton yang ditabrak itu namanya Wanta kondisinya patah kaki,” sebutnya.

Polisi Temukan Pecahan Motor Korban Aksi Balap Liar Berujung Maut di Siantar

Kasat Lantas Polres Siantar AKP Muhammad Hasan mengatakan, pihaknya turun ke lokasi mencari informasi terkait kejadian. Sebelumnya polisi mengetahui dari rekaman video yang beredar.

“Hingga saat ini kita belum mendapat laporan dari masyarakat, teman atau keluarga korban. Kita mendapat informasi dari media sosial dan YouTube. Kita sudah melakukan cek TKP, dan ditemukan pecahan-pecahan jok sepeda motor di sekitar batang pohon mahoni,” katanya, Selasa (16/6/2020).

Menurut Kasat, anggotanya kemudian mengecek ke RS Tentara dan baru mengetahui identitas korban.

“Dari keterangan petugas medis korban belum sempat dilakukan tindakan medis dan langsung dibawa pulang oleh keluarga,” ungkapnya.

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close