Daerah

Terduga Pelaku Pembuang Bayi di Pinggir Sungai di Kuansing Diringkus Polisi

Medan.top –  Petugas Polsek Kuala Hulu Kuantan mengamankan seorang pria berinisial WF (24), yang diduga merupakan pelaku pembuang bayi di Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Sebelumnya, bayi  dibuang di tepi sungai di Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan, Selasa (21/7/2020) lalu ditemukan warga sudah dalam keadaan tak bernyawa. Sontak, kejadian tersebut menggegerkan warga sekitar.

Penangkapan WF (24) disampaikan Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), AKBP Henky Poerwanto, melalui Kapolsek Hulu kuantan, Iptu Alchusori, SH, MH dilansir dari Kitakini News, Sabtu (25/7/2020).  Iptu Alchusori mengatakan, pelaku pembuangan bayi tersebut merupakan pasangan laki-laki dan perempuan yang menjalin hubungan terlarang.

“Ya, pelakunya sepasang kekasih. Saat ini telah kita amankan seorang laki-laki warga Hulu Kuantan, berinisial WF. Dia telah diserahkan ke Polres. Untuk yang yang perempuannya berinisial DR (24) menyusul. Karena saat ini, berada di luar Kuansing,” ucap Iptu Alchusori.

Penangkapan WF dan DR kata Iptu Alchusori dilakukan setelah pihaknya melakukan pendekatan kepada keluarga pelaku. Polisi meminta keluarga untuk menyerahkan pelaku kepada pihak berwajib. Pelaku yang merupakan ibu dari bayi yang dibuang di tepi sungai tersebut juga akan segera dibawa menyerahkan diri.

“Awalnya kita melakukan pendekatan dengan keluarga, supaya kedua pelaku ini bisa menyerahkan diri. Makanya pihak keluarga sepakat untuk menyerahkan pelaku. Dua-tiga hari ke depan, yang perempuan akan diserahkan pihak keluarga ke polisi,” ungkap Iptu Alchusori.

Warga Dikejutkan Penemuan Mayat Bayi yang Dibuang di Pinggir Sungai

bayi dibuang
Warga memadati lokasi penemuan mayat bayi di pinggir sungai Kuantan. Selasa (21/7/2020) lalu. (riauonline.co.id)

Untuk diketahui, sebelumnya, warga Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan, dihebohkan penemuan mayat bayi jenis kelamin perempuan, Selasa (21/7/2020). Diperkirakan, mayat bayi tersebut baru berusia tiga hari..

Seorang saksi, bocah 12 tahun mengatakan, bayi nahas tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB, Saat itu, saksi yang hendak ke sungai di belakang rumahnya menemukan bayi tersebut.

Saksi curiga, saat melintas di tepi sungai, dia melihat kantong plastik dan melihat ada kaki kecil. Lalu dia berlari ke rumahnya untuk memberitahukan penemuan tersebut kepada orang tuanya, Yuyun (30). Usai penemuan itu, Yuyun memberitahukan penemuan mayat bayi oleh anaknya tersebut kepada warga yang lain.

Berikan Komentar:

Tags
Back to top button
Close