Daerah

Tak Bayar Utang Rp 40 Juta jadi Motif Pembunuhan Gadis di Mojokerto

Medan.top – Apa sebenarnya motif pembunuhan gadis berambut pirang 21 tahun di  Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, terungkap sudah. Berdasarkan pengakuan tersangka pelaku pembunuhan, MAW (23), dia tega membunuh Vina Aisyah Pratiwi (21) bersama rekannya RRR (20) lantaran korban  tidak membayar utang kepada tersangka senilai Rp 40 juta.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, kasus tersebut dipicu utang korban kepada MAW senilai Rp 40 juta. Sebelumnya, korban berjanji membayar utangnya setelah memperoleh tunjangan hari raya (THR), saat BPJS cair, setelah kontrak kerja habis. Namun ternyata, tidak ditepati.

“Karena utangnya tak juga dibayar, tersangka Mas’ud (MAW) mengajak temannya Rifat (RRR). MAW bermaksud meminta uangnnya dikembalikan. Namun jika tidak(dibayarkan), korban akan dia habisi,” ujar AKBP Dony Alexander dilansir dari detiknews, Sabtu (27/6/2020).

Selasa (23/6/2020), sekitar pukuyl 17.00 WIB,  MAW mengajak Vina keluar. Mantan sekuriti di salah satu bank swasta di Surabaya mengajak korban bertemu di tempat penitipan sepeda motor di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo. Setelah menitipkan motor Honda BEAT nomorpolisi AG 6889 CV miliknya, MAW mengajak korban yang juga tetangga dan sahabatnya itu dengan mobilnya pergi ke Lawang, Malang.

“Tersangka beralasan mengajak korban mengantarkan temannya yaitu tersangka Rifat ke Lawang, Malang,” ujar Dony lagi.

Ketiganya lalu bergerak menggunakan mobil Daihatsu Ayla putih pelat nomor W 1502 NU. MAW mengemudikan mobil, sedangkan Vina duduk di sebelahnnya. Sementara itu, RRR duduk di kuri belakang, sejajar dengan korban.  Di tengah perjalanan, MAW lalu menagih piutang kepada korban.

“Kejadiannya di Tol Singosari (Malang). Korban diminta membayar utangnya. Tapi korban tidak mempunyai uang. Sehingga tersangka Rifat dari belakang membekap korban menggunakan sarung dan menjeratnya dengan tambang plastik, panjangnya satu meter,” papar Dony.

pembunuhan di mojokerto
Dua tersangka pelaku pembunuhan gadis berambut pirang saat pemaparan di Polres Mojokerto. (Foto : inews.id)

Vina seketika itu berontak. Melihat itu, MAW langsung memukul kepala korban dengan tongkat besi yang panjangnya 50 Cm hingga enam hinga tujuh kali. Akibat pukulan tersebut, ada empat retakan di tengkorak korban. Pelipins kanan karyawati pabrik alat elektronik itu robek dan meregang nyawa di dalam mobil.

“Korban meninggal dunia di dalam mobil. Tubuhnya yang berlumuran darah ditarik Rifat ke kursi belakang. Sedangkan Rifat pindah ke kursi depan,” beber  Dony.

Mayat Gadis Korban Pembunuhan di Mojokerto Dibuang ke Jurang

Kedua tersangka lalu membawa mayat Vina ke kawasan hutan di Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto melalui Kota Batu (Malang). Mereka membuang jasad korban di jurang Gajah Mungkur pada Selasa (23/6/2020) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya,  mayat Vina ditemukan wisatawan yang berswafoto di tepi jalur Pacet, Mojokerto-Cangar, Kota Batu, Mojokerto, Rabu 24/6/2020) sekitar pukul 15.30 WIB. Mayat korban ditemukan tergeletak di jurang Gajah Mungkur dengan kedalaman sekitar  10 meter dari permukaan jalan,

Terdapat empat luka akibat pukulan  benda  tumpul di bagian kepala korban. Luka sobek di pelipis kanan, serta luka di bibir korban.  Berdasarkan hasil autopsi, perempuan yang bekerja di pabrik alat elektronik di Pasuruan itu tewas akibat luka di kepalanya.

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close