Daerah

Suami Jual Istri Sendiri ke Pria Hidung Belang: Punya Libido Tinggi

Kitakini.news – Seorang pria di Surabaya, nekat jual istri-nya sendiri kepada lelaki hidung belang. Namun yang mengejutkan, apa yang dilakukan pelaku SDM (35), karena sang istri sendiri yang minta dijual dengan alasan himpitan ekonomi dan libido yang tinggi.

Penyataan itu disampaikan tersangka SDM, dilansir dari detiknews, Sabtu (20/6/2020). Dia mengaku, ekonominya turun drastis sejak Covid-19 mewabah.

“Saya tidak bekerja pada saat awal lockdown (PSBB) ini. Karena butuh duit, sebelum istri juga begitu (punya libido) tinggi. Akhirnya minta dicarikan (pelanggan), ya saya carikan,” kata SDM di markas Polresta Surabaya.

Dia mengaku melakukannya juga karena pertimbangan lain. SDM mengatakan, sang istri pernah selingkuh dan ketahuan olehnya.

“Awalnya istri saya selingkuh, tapi saya masih sabar. Karena saya lihat anak. Tapi setelah saya tidak kerja, diminta ‘jualan aku ae’ (istrinya). Katanya, nggak bisa mbelanjani (memberikan uang belanja),” ucap SDM lagi.

Sebelum akhirnya ditangkap, tersangka mengatakan, sudah dua kali dia menjual istrinya untuk menjadi pemuas hasrat seksual pria hidung belang.

“Sudah dua kali. Pertama di Pacet (Mojokerto), dan terakhir di Surabaya (sebelum penangkapan),” katanya lagi.

Untuk diketahui, SDM yang merupakan warga Kecamatan Wiringinanom, menawarkan istrinya untuk menjadi pemuas nafsu  pria hidung belang.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Adrian mengatakan, pelaku ditangkap lantaran menjual istrinya sebagai pemuas hasrat lelaki hidung belang

“Kami mengamankan satu pelaku. Dia menawarkan istrinya untuk layanan seksual,” ucap Ardian, Jumat (19/6/2020).

Dijelaskan Ardian, kasus suami jual istri itu terbongkar berkat patroli siber yang dipimpin KBO UNit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Iptu Harun. Dari informasi yang didapat, ternyata ditemukan modus seperti yang dilakukan tersangka SDM.

“Selanjutnya kami melakukan penyelidikan dan penangkapan pelaku,” ucap Ardian.

Pria Jual Istri Sendiri Lewat Grup di Facebook

Ardian menyebutkan, pelaku SDM menawarkan istrinya lewat grup di media sosial (Medsos) Facebook. Pelanggan lalu memesan padanya. Setelah harga disepakati, pertemuan dilakukan di hotel yang sudah ditentukan.

Polisi selanjutnya melakukan penggerebekan di salah satu kamar hotel yang berada di Jalan Mastrip, Surabaya. Saat penggerebekan, pelaku sedang melakukan transaksi dengan pelanggan.  Polisi lalu mengamankan baran bukti tagihan hotel, ponsel dan pakaian dalam.

“Tarif yang ditawarkan mulai Rp 500 ribu hingga Rp 900 ribu,” ungkap Ardian.

Tersangka dijerat Pasal 2 Undang-Undang RI No 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau 296 KUHP dan atau 506 KUHP.

Berikan Komentar:

Tags