Daerah

Siswi MTS Tewas Dibunuh dan Diperkosa Paman di Tanjung Balai

Medan.Top – Siswi MTS tewas dibunuh dan diperkosa paman di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso, Tanjung Balai, Sabtu (7/3/2020).

Pelaku  SY alias P tega membunuh N (14), siswi kelas III  Madrasah Tsanawiyah Negeri Tanjung Balai saat korban sedang tidur.

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh ibunya yang ingin membangunkan korban untuk berangkat sekolah.

“Sabtu pagi, orang tua dari almarhum mau membangunkan untuk sekolah, saat dibangunkan dia sudah tidak bernyawa lagi, di badannya ada luka memar, sama di leher seperti ada bekas cekikkan,” ungkap Herry paman korban.

Sementara itu, Sat Reskrim Polres Tanjung Balai berhasil mengungkap kasus siswi MTS tewas dibunuh dan diperkosa tersebut dalam waktu kurang dari 10 jam.

Polisi juga telah melakukan rekonstruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu dikediaman korban sendiri, Minggu (8/3/2020).

Rekontruksi dilakukan Tim Indentifikasi Polres Tanjung Balai yang dipimpin Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K MH, juga didampingi Kasat Reskrim AKP Rafi Pinarki.

Pantauan wartawan di lokasi yang berada di Gang Peringgan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso, disambut kerumunan warga.

Dalam pra rekontruksi, tersangka SY melakukan 10 adegan hingga meregangnya nyawa N siswi yang duduk di bangku MTsN tersebut.

Polisi Masih Dalami Motif Paman Bunuh dan Perkosa Keponakan

Pra rekontruksi yang di awali dengan tersangka pada Sabtu (8/3/2020), Subuh sekira pukul 04.00 WIB dini hari, pelaku main warnet di sebelah rumah korban, hingga tersangka masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu belakang rumah orang tua korban dengan menggunakan sendok semen hingga tersangka memasuki kamar yang mana waktu kejadian korban tengah tidur miring sendirian di dalam kamar.

Selanjutnya SY tidur di samping korban dengan cara memeluk korban dari belakang dan membuka celana korban. Karena dipeluk, korban terbangun lalu SY langsung membekap wajah korban dengan bantal.

Setelah korban tidak berdaya, SY menyetubuhi korban sambil menutup wajah korban dengan bantal. Kemudian sekira pukul 04.30 WIB setelah menyetubuhi korban, SY kembali ke warnet di samping rumah orang tua korban.

Sementara itu Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, SIK, MH, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Rafi Pinarki,SH, mengatakan ada 10 adegan yang dilakukan dalam rekontruksi tersebut.

“Sementara untuk motif tersangka dikarenakan hasrat terpendam kepada korban, namun motif-motif lain masih kita dalami,” pungkas Kapolres.

Kontributor : Ilhamsyah

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close