Daerah

Simpan 24 Kg Sabu dalam Mobil di Rumah Orangtuanya, Pria Ini Diringkus

Medan.top – Polda Riau menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dengan berat total 24 Kg. Tidak hanya mengamankan barang bukti sabu dengan jumlah masif, petugas juga melakukan penangkapan terhadap tersangka yang menyimpan sabu tersebut di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, berinisial AK (35).

Keberhasilan Polda Riau menggagalkan peredaran puluhan kilogram sabu itu disampaikan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. Hal itu disampaikan dalam gelar perkara di lokasi penangkapan, Jalan Sukaramai, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Selasa (9/6/2020).Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan, pengungkapan ini dilakukan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau pada  Ahad (7/6/2020) lalu. Penangkapan dilakukan setelah menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait peredaran sabu di kawasan itu.

“Tim Ditresnarkoba Polda Riau menemukan mobil yang ada di parkirkan AK selama 15 hari. Di dalamnya 24 paket berisikan sabu seberat 24 kg,” ujar Irjen Agung. Pada gelar perkara itu, dia didampingi Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun. Hadir pula, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Riau Kombes Pol Suhirman, dan Kabid Humas, Kombes Pol Sunarto.

Disampaikan Kapolda Riau, AK menyimpan puluhan kilogram sabu itu dalam kendaraan roda empat warna hitam bernomor polisi B 1088 FKA.

Mobil itu berada di parkirkan di rumah orangtua tersangka. Bahkan, kata Kapolda, tersangka sudah lama menjadi target operasi hingga akhirnya berhasil ditangkap.

“AK ini juga pengguna narkoba. Ini berdasarkan tes urine yang kami lakukan,” ungkapnya pada gelar perkara yang dihadiri Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT.

Atas penangkapan ini, pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku serta jaringan Narkoba yang terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.

“Saya terakhir dapat informasi dari Jakarta juga, bahwa barang dari Jakarta ini datang dari Riau salah satunya. Ini artinya peredaran barang ini tidak hanya di Riau, tapi sudah sampai ke Jakarta sana. Pengejaran sedang berjalan, kami tidak ingin mereka lolos,” tegas Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Polda Riau akan Bentuk Tim Khusus Maksimalkan Penangkapan Peredaran Sabu di Pekanbaru

Untuk menumpas habis peredaran narkotika khususnya di Riau, Irjen Agung mengatakan, pihaknya akan membentuk tim khusus. Pembentukan ini, menurutnya, akan lebih efektif dalam pemberantasan peredaran barang haram narkotika di Riau, Peredaran Narkoba di Riau termasuk tertinggi di Indonesia. Saat ini, kata Agung, berdasarkan hasil evaluasi, skema peredaran narkoba yang dilakukan Polda Riau dan jajaran, terjadi perubahan. Yang mana, sebelumnya dalam jumlah kecil dan telah berubah dalam jumlah besar.

“Kalau beberapa bulan lalu pengguna atau pengedar kecil-kecilan, itu bawaannya paket-paket kecil. Tapi, tiga atau empat bulan terakhir, kami lihat mereka membawa paket narkoba dalam jumlah besar,” ungkap Kapolda Riau.

Bahkan disampaikan Agung, Narkoba di wilayah Riau terutama Kota Pekanbaru tengah kebanjiran. Untuk itu, ini menjadi tanggung jawab bersama dalam memberantas peredarannya.

Sementara, Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman menambahkan, AK ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan sejak beberapa hari menindaklanjuti informasi masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkotika.

24 Kg Sabu Disimpan Pelaku dalam Mobil di Rumah Orangtuanya

Kemudian, pihaknya berhasil menangkap tersangka di kediamannya Jalan Sungai Mintan, Kecamatan Bukit Raya. Namun di sana, tidak ditemukan barang bukti.

“Hasil interogasi, tersangka mengaku menyimpan sabu di dalam mobil yang terparkir di rumah orangtuanya. Di dalam mobil itu ditemukan 24 kilogram sabu,” sebut Suhirman.

Perbuatan yang dilakukan AK, sambung Suhirman, tidak diketahui orang tuanya. Selain itu, selama sabu disimpan dalam mobil, kendaraan mobil tersebut tidak pernah digunakan. AK sudah menjalankan bisnis haram ini selama tiga bulan belakangan dan hanya sebagai penyimpan sabu tersebut. Sedangkan, pemiliknya berinisial J yang masih dalam pengejaran.

“Barangnya dari mana, masih diselidiki. Mau dibawa ke mana dan siapa yang menitipkan masih kami dalami,” jelas Kombes Suhirman.

Kontributor : Ferry

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close