Daerah

Seorang Cucu Perkosa Nenek Kandung Sendiri di Sergai

Medan.top – Seorang cucu perkosa nenek kandung di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2020).

Pelaku berisinial RP (27), tega memperkosa neneknya yang berusia 75 tahun, karena pengaruh narkoba dan juga karena 1 bulan telah pisah ranjang dengan istrinya. Sebelum melakukan aksi bejatnya tersebut, pelaku menutup wajahnya dengan kain. Kemudian pelaku mengikat neneknya dan kemudian melakukan pemerkosaan.

Nahas bagi pelaku, kain yang menutupi wajahnya terbuka dan sang nenek langsung mengenali siapa pelaku yang telah memperkosanya tersebut.

Tersangka usai memperkosa neneknya tersebut langsung kabur dari pintu belakang rumah korban dan membiarkan korban dengan kondisi mulut dan tangan terikat.

Korban yang kemudian berhasil membuka ikatan di tangan dan mulutnya tersebut langsung pergi ke rumah anaknya berinisial RI, dan menceritakan peristiwa yang dialaminya tersebut.

Korban sendiri pingsan karena sakit pada bagian kelamin dan bengkak pada mulutnya.Dan korban kemudian membuat laporan ke Polres Serdang Bedagai.

Personil Reskrim Polres Sergai (Serdang Bedagai) menanggapi laporan korban, langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dan Kamis (23/4/2020), sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap tak jauh dari kediamannya.

Pelaku Cucu Perkosa Nenek Kandung Usai Konsumsi Narkoba

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SIK, membenarkan penangkapan terhadap tersangka atas kasus pemerkosaan terhadap neneknya sendiri.

“Tersangka yang memiliki 2 orang anak ini dan neneknya tinggal tidak berjauhan. Dari pengakuannya, pelaku sedang memperbaiki mesin air,” ujar Kasat.

“Karena melihat korban tidur dengan pakaian agak terbuka, korban kemudian nafsu dan langsung memperkosa korban. Pelaku juga mengaku sempat menggunakan narkoba terlebih dahulu,” lanjut Kasat.

Atas kejadian tersebut, petugas mengamankan barang bukti satu potong kain seprai yang terdapat bercak darah yang digunakan menyekap mulut korban dan potongan kain seprai untuk mengikat tangan korban, satu potong baju tidur jenis batik, satu potong kain jilbab warna hitam yang merupakan tutup muka yang digunakan pelaku.

Ditambahkannya, atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 285 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Reporter : Deno Barus

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: