Daerah

Remaja 15 Tahun Hanyut saat Berenang di Sungai Batu Jalur Sergai

Medan.top – Seorang remaja 15 tahun, warga Dusun II, Desa Pematang Kasih, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) hilang di Sungai Batu Jalur Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Sergai, Minggu (30/8/2020). Remaja bernama Muhammad Faiz Azmi hanyut saat berenang di sungai tersebut.

Peristiwa hilangnya Faiz Azmi, dibenarkan Humas Kantor SAR Medan, Sariman S Sitorus, Senin (31/8/2020). Dia mengatakan, informasi hilangnya korban diterima petugas siaga radio dan komunikasi kantor SAR Medan. Saat itu korban bersama tujuh orang temannya datang ke lokasi untuk bermain dan mandi-mandi.

“Saat kejadian, korban bersama temannya melompat ke sungai yang saat itu cukup deras,” ujar Sariman kepada wartawan.

Namun, diduga korban dan temannya hanyut lantaran kurang pandai berenang terbawa arus sungai. Warga yang melihat keduanya hanyut langsung berusaha menolong. Teman korban Ardiansyah (14) berhasil diselamatkan warga, sementara itu, korban hanyut terbawa arus sungai dan hilang.

“Personil siaga sudah terima info sekitar pukul 22.25 WIB. Kita menurunkan tujuh orang yang dipimpin Danru Rory Ginting dengan membawa alut peralatan air. Hingga saat ini, tim masih di lokasi untuk melakukan pencarian,” ungkap Sariman.

Tim Hentikan Pencarian Remaja Hanyut di Pemandian Pesanggrahan

Di sisi lain, tim gabungan akhirnya sepakat menghentikan pencarian Imran Butar-butar (19), korban hanyut di Pemandian Pesanggrahan, Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo, Minggu (23/8/2020) lalu. Pencarian dihentikan setelah tujuh hari.

Sariman mengatakan, selama proses pencarian, tim SAR gabungan memaksimalkan segala alut yang dimiliki dengan upaya korban dapat ditemukan.. Basarnas Medan menurunkan tiga penyelam untuk melakukan pencarian. Sementara personil lainnya dibantu tim SAR Ggabungan menggunakan perahu LCR milik Basarnas dan Dit samapta Poldasu.

“Tim sudah menyisir perairan Danau Toba mulai dari lokasi korban tenggelam hingga mengarah ke timur yaitu Desa Sibolangit dan arah Barat yaitu Desa Tongging,” ungkap Sadiman.

Dikatakan Sariman, penyelaman dilakukan setiap harinya sebanyak tiga kali. Banyaknya palung (lubang dalam danau) dan kedalaman Danau Toba yang sulit diprediksi menjadi suatu kendala yang menghambat tim di lapangan. Penyelaman dilakukan hingga kedalaman 26 meter dan dibantu menggunakan kamera bawah air (Vibrascope) milik Dit Samapta Poldasu namun korban tidak ditemukan.

“Kita sudah masuk pencarian di hari ke tujuh. Berdasarkan hasil evaluasi tim di lapangan dengan keluarga korban, maka disepakati operasi SAR pencarian korban dihentikan dan keluarga korban telah mengikhlaskan kejadian ini,” pungkas Sariman.

Sebagaimana diketahui, seorang pemuda tenggelam di Danau Toba, tepatnya di lokasi Pemandian Pesanggrahan, Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo, saat mandi dan berenang bersama-sama temannya, Minggu (23/8/2020).

Reporter : Ial

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close