Daerah

Polres Siantar Beberkan Keberhasilan Ungkap Kasus Kriminal, Ini Rinciannya

Medan.top – Polres Siantar menggelar konferensi pers pengungkapan sejumlah kasus kriminal yang terjadi di seputar wilayah hukum polres tersebut. Selain kasus peredaran aneka jenis Narkoba, petugas juga berhasil mengamankan tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Dilansir dari Kitakini News, Jumat (26/6/2020), yang pertama, kasus kepemilikan 8 Kilogram ganja dan 500 Gram sabu serta 50 butir pil ekstasi. Untuk kasus tersebut, tujuh tersangka saat ini sedang menjalani proses hukum.

Wakapolres SIantar, Kompol Dolok Panjaitan, saat pemaparan kasusnya kepada sejumlah media, Kamis (25/6/2020) menyampaikan, pengungkapan ganja dari dua tersangka jaringan bandar berinisial PN.

Kedua tersangka FS alias Sibolmat (38) warga Jalan Rakutta Sembiring, Kecamatan Siantar Martoba, dan LH alias Lambok (43), warga Jalan Bah Bolon Kiri, Kecamatan Siantar Utara.

Dari Lambok, petugas menyita 62 paket ganja siap untuk diedarkan dan empat bungkus ganja. Dari Lambok petugas menemukan satu paket ganja. Keduanya diringkus 23 hingga 24 Juni 2020.

“Dari pengakuan keduanya, lalu didapatkan inisial seorang bandar berinisial PN. Kita kejar ke kos-kosannya di daerah Tanjung Pinggir, belum berhasil. Dari kamar kosnya ditemukan 7,4 Kilogram ganja. PN masih diburu, dia masuk DPO,” kata Waka Polres Siantar itu.

Ia menambahkan, Lambok dan Sibolmat dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancamannya minimal 4 tahun penjara,” terangnya didampingi Kasat Narkoba AKP David Sinaga dan Kanit Narkoba Ipda Apri Damanik.

Ia melanjutkan, pengungkapan 500 gram narkotika jenis sabu dan 50 butir pil ekstasi. Barang bukti ini didapat dari tersangka AW (44) dari dalam mobilnya Xenia BK 1512 WD pada 9 Juni yang lalu di Jalan Kasad, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Penangkapan AW setelah petugas lebih dulu meringkus empat tersangka lain yang merupakan jaringannya. Mereka adalah AP (22), MWS (21), LP (27) dan AGA (23), ke-empat merupakan warga Kota Siantar.

“Sabu sebanyak itu rencananya mau dikirim ke Lapas. Untuk kasusnya masih dalam pengembangan Kasat Narkoba,” kata Kompol Dolok.

Kelima tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Junto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang No 35 Tahun 2009. “Ancamannya penjara minimal 5 tahun.

Polisi Ungkap Kasus Kriminal Curanmor, Tersangka Ditembak

Dalam kesempatan turut dipaparkan kasus pencurian kendaraan roda dua dengan tersangka berinisial FN alias Fijai (33), warga Jalan Melanthon Siregar, Kec Siantar Marihat.

Pelaku ditangkap atas laporan korban Diana atas hilangnya sepeda motor Honda Supra X 125 pada 3 Mei silam. Dolok mengatakan pelaku ditangkap saat berada di Jalan Serdang pada 6 Juni yang lalu.

Menurut Kompol Dolok, pelaku dalam menjalankan bisnis seorang diri dan sudah beraksi enam kali. Aksi pelaku beberapa kaliĀ  di sejumlah titik di Kota Siantar. Dari FN turut diamankan satu unit sepeda motor Honda Supra X dan kunci T.

“Dari laporan yang diterima dan diakui tersangka ada 6 kali melakukan pencurian kendaraan roda dua. Pengakuannya beraksi dalam tiga bulan terakhir. Sepeda motor yang lainnya masih kita kejar karena sudah dijual tersangka,” kata Waka Polres didamping Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto

Pelaku terpaksa dihadiahi timah panas lantaran mencoba kabur saat ditangkap. Ancaman hukuman terhadap pelaku maksimal sembilan tahun

“Pelaku terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur karena berupaya kabur saat ditangkap. Ancaman penjara terhadap pelaku sembilan tahun,” pungkasnya.

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: