Daerah

Pemuda Tenggelam di Sungai Buaya Ditemukan Meninggal Dunia

Medan.top – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Pajar Ilham (22), korban yang hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Buaya, Desa Pamah, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (6/6/2020) lalu.  Pajar ditemukan di hari ketiga pencarian, Senin (8/6/2020), sekitar 5 Km dari lokasi pertama kali hanyut, pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan, Pajar dalam kondisi tak bernyawa.

Penemuan korban disampaikan Humas SAR Kota Medan, Hisar Turnip, Senin (8/6/2020). Korban sudah diserahkan kepada keluarganya.

“Korban telah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan sudah kami serahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR pun dinyatakan selesai dan ditutup,” ujar Hisar Turnip.

Turnip mengatakan, sebelumnya korban yang merupakan warga setempat tenggelam di sungai Buaya. Saat itu (Sabtu 6/6/2020), bersama tiga orang temannya sedang menjala ikan Jurung di Sungai Buaya. Sesaat kemudian, tiba-tiba jala korban nyangkut di dalam sungai.

“Kemudian, korban masuk ke dalam sungai untuk mengangkat jala yang tersangkut tersebut. Korban kemudian terbawa derasnya arus sungai dan dia sempat minta tolong,” ungkap Turnip.

Saat teman-teman korban mengejarnya, Pajar sudah tidak nampak lagi. Teman korban bernama Iskandar Ginting kemudian memberitahu kejadian tersebut kepada warga Desa Pamah.

“Atas kejadian itu, sejumlah warga bersama kadus (kepala dusun) dan perangkat desa mendatangi lokasi untuk mencari korban. Peristiwa itu kemudian diteruskan ke Kantor SAR Medan untuk meminta bantuan,” sebut Turnip.

Korban Tenggelam di Sungai Buaya Dicari Menggunakan Peralatan Lengkap

Turnip menyebutkan, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan kemudian memerintahkan Tim Rescue untuk melakukan pencarian. Sejumlah alat utama (alut), palsar dan alkom yang digunakan antara lain mobil truk, mobil palsar, perahu rafting, tandu, peralatan rescue, handy talky dan kantong mayat pun disiapkan. Selanjutnya, tim gabungan berangkat menuju lokasi.

“Jarak dari Kantor SAR ke lokasi hanyutkan korban urang lebih 2 KM. Pencarian pun dilakukan sejak Sabtu (6/6/2020) dan Minggu (7/6/2020) dengan mengerahkan petugas gabungan, sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan pagi tadi,” pungkas Turnip.

Reporter : Ial

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: