Daerah

Menuduh Istri Selingkuh Tanpa Bukti, Pria di Karo Aniaya Istri Hingga Tewas

Bukan hanya menuduh tanpa bukti, pria di Karo yang mendapat bantahan dari sang istri malah kalap dan membunuh istrinya.

Medan.top – Tersangka FTH (25) tega menghabisi nyawa istrinya, Julian Lase (22) mengunakan gagang cangkul, Selasa (7/7/2020) pukul 05.00 WIB dini hari di rumahnya di Dusun Jumanjulu, Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dia yang menuduh istri selingkuh tanpa bukti malah kalap dan menganiaya setelah istrinya membantah tuduhan perselingkuhan itu.

Keterangan yang dihimpun, kejadian tersebut berawal dari pertengkaran pasangan suami istri (pasutri)  itu, Senin (7/7/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku menuduh korban berselingkuh dengan pria idaman lain (PIL). Namun, tuduhan tersebut langsung dibantah korban.

Namun, pelaku malah kesal atau jawaban korban tersebut, dan mengambil gagang cangkul untuk dipakai memukuli korban. Bahkan, pemukulan tersebut berlanjut hingga malam hari, pada saat korban sedang dalam keadaan kritis. Seolah tak peduli dengan kondisi luka-luka dan kritis yang dialami sang istri, korban juga menjerat leher istri menggunakan kawat atau tali.

Korban akhirnya meregang nyawa Selasa ( 7/7/2020) sekitar pukul 03.30 WIB. Pelaku selanjutnya mendatangi keluarganya yang kebetulan rumahnya tak jauh dari lokasi. Dia memberitahukan bahwa telah membunuh korban.

Salah seorang saksi, Alinuddin Hia (26). warga Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, Karo mengaku terkejut ketika pelaku yang juga adik kandungnya datang dan mengaku telah membunuh istrinya. Dia pun lalu bergegas mendatangi lokasi dan menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Terkejut aku bang, tiba-tiba datang dia (FTH) ke rumah. Dia bilang ‘khilaf aku bang, udah kubunuh istriku’. Langsung ke rumahnya aku. Ku lihatlah di situ istrinya di atas tempat tidur udah meninggal,” ujarnya.

Selanjutnya, abang kandung pelaku itu memutuskan melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas kepolisian. Saat ditanyai apakah saksi mengetahui penyebab kejadian itu, dia mengaku hanya mendengar pertengkaran kecil saja.

“Kalau soal ribut, yang aku tahu cuma ribut-ribut kecil aja, kayak masalah anak-anak. Gak pernah sampai adanya pemukulan,” kata dia.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian dari Reskrim Polres Tanah Karo bersama dengan Polsek Simpang Empat, langsung turun ke lokasi untuk mengamankan pelaku di lokasi kejadian tanpa perlawanan. Petugas lalu melakukan olah tempat kejadian perkara, sementara jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kabanjahe untuk kepentingan autopsi.

Pelaku Menuduh Istri Tanpa Bukti Lalu Membunuh Sempat Bekap Mulut Korban

membunuh istri
pelaku pembunuhan terhadap istri sendiri saat digiring petugas kepolisian. (Pramana

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Sastrawan Tarigan, melalui Kanit IV Reskrim Polres Tanah karo, Ipda Codet Tarigan membenarkan peristiwa itu. Pihaknya telah mengamankan pelaku beserta barang bukti gagang cangkul yang digunakan untuk membunuh korban.

“Ya, memang benar, pelaku mengaku telah memukul korban dengan gagang cangkul. Karena cemburu dan menduga istrinya telah berselingkuh,” jelasnya.

Lanjutnya untuk pelaku terancam Pasal 338 Subs 351 ayat 3 KUHPidana tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman minimal sembilan tahun penjara.

“Pelaku juga sempat membekap mulut korban, dan mengikatnya agar tidak bersuara. Pelaku ini terancam pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan,” ujarnya.

Kontributor : Pramana

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close