Daerah

Identitas 7 Korban Kapal Tanker Terbakar di Belawan Teridentifikasi

Medan.top – Tujuh korban tewas dalam musibah kapal tanker MT Jag Leela yang terbakar di Galangan milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard, Belawan, Senin (11/5/2020) lalu, berhasil teridentifikasi.

Dari data yang dirilis SAR Medan, keseluruhan korban berjumlah 29 orang. 22 orang di antaranya mengalami luka. Sementara tujuh orang lainnya saat ditemukan salam keadaan tidak bernyawa.

SAR Medan merilis, total korban berjumlah 29 orang. 22 diantaranya mengalami luka, sementara 7 orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Humas SAR Medan,Sariman S Sitorus mengatakan, seluruh korban meninggal tinggal menunggu serah terima dengan pihak keluarga.

“Semua korban (meninggal) berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan dan selanjutnya akan dilakukan serah terima oleh pihak kepolisian,: ujar Sariman via aplikasi pesan WhatsApp, Selasa (12/5/2020) malam)

Sariman mengatakan, enam dari tujuh korban meninggal kapal tanker terbakar tersebut merupakan pekerja di galangan kapal itu. Sementara itu, satu di antaranya merupakan juru mudi.

Adapun identitas tujuh orang yang tewas dalam musibah itu yakni:

1. Imam Maulana (23), warga Jalan S Parman Medan
2. M Nur Kasim Siregar (37), warga Kota Rantang Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang
3. Bahtiar Asmawi Siregar (28), warga Kota Rantang Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang
4. Iswondo (46), warga Jalan Prihatin Lingkungan 6 Medan
5. Buchari (34), warga Jalan Yoong Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan
6. Iwan Setiawan Hasibuan (32) warga Kampung Kolam Lingkungan IX, Belawan Bahagia
7. Sandi Nova (24) warga Lingkungan 16 Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan

Baca juga : Kebakaran Kapal Tanker di Belawan Diduga Karena Korsleting

“Korban nomor satu sampai enam merupakan pekerja galangan, sementara korban nomor tujuh merupakan juru mudi,” ucap Humas SAR Medan lainnya, Hisar Turnip.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapal tanker MT Jag Leela di Galangan milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan terbakar, Senin (11/5/2020). Akibat kejadian ini, sejumlah pekerja kapal mengalami luka-luka. Sementara itu, tujuh orang meninggal dunia.

Diduga, kebakaran tersebut terjadi karena percikan api yang menyambar bahan yang mudah terbakar di kapal tersebut.

Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Kapal Tanker yang Terbakar

Sementara itu, petugas gabungan sempat kesulitan memadamkan api di badan kapal tanker yang ukurannya besar itu. Humas SAR Medan, S Sitorus mengatakan, petugas kesultian memadamkan api lantaran hembusan angin yang kencang di lokasi kejadian.

“Hingga saat ini, tim masih di lokasi membantu melakukan pemadaman. Petugas mengalami kesulitan dikarenakan hembusan angin yang cukup kencang. Sehingga mengakibatkan api merambat ke segala arah dan kepulan asap pekat tan tebal mengakibatkan jarak pandang petugas terbatas,” ujar Sariman, Senin (11/5/2020).

Reporter : Ial

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: