Daerah

Dukun Palsu di Depok Cabuli Korban dengan Modus Mandi Kembang

Medan.top – Seorang pria terduga pelaku pencabulan terhadap sejumlah perempuan di Depok berinisial AS (49), diamankan petugas Polresta Depok. Pria yang disinyalir dukun palsu itu melakukan praktiknya dengan cara menyuruh para korban mandi bunga atau kembang, selanjutnya meraba payudara hingga melakukan aksi pencabulan.

Penangkapan tersangka AS disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, dilansir dari detiknews, Kamis (25/6/2020).

“Ya benar, kasus perbuatan cabul dengan modus mandi kembang,” kata Kombes Pol Yusri Yunus.

Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan H Nurdin, Depok. Januari 2020 lalu. Peristiwa tersebut berawal saat korban bersama keluarganya datang untuk melakukan ritual mandi kembang yang dipimpin pelaku. Selanjutnya, pelaku meminta para korban melepas bajunya demi untuk kesucian.

“Berniat untuk dimandikan air kembang oleh pelaku. Lalu para korban pun bergantian untuk dimandikan air kembang oleh pelaku,” kata Yusri lagi.

Saat korban dimandikan dalam tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya, pelaku melancarkan aksinya, meremas payudara hingga mencabuli korban-korbannya.

“Setelah itu pelaku kembali memandikan korban dengan air kembang sambil membaca doa atau mantra,” ucapnya lagi.

Usai melakukan perbuatannya, sang dukun palsu mengingatkan korban agar tidak menceritakannya kepada siapapun. Dia berdalih, korban akan kualat akan kena dampaik jika memberitahukan itu.

“Setelah itu, pelaku berbicara kepada korban dengan berkata ‘jangan bilang siapa-siapa, nanti kena tulahnya (a

“Setelah itu pelaku berbicara kepada para korban dengan berkata ‘jangan bilang siapa-siapa, nanti kena tulah (kutuk)’. Setelah itu, pelaku pun keluar dari kamar mandi,” sebut Yusri.

Penyanyi Dangdut juga Jadi Korban Aksi Dukun Palsu

Satu dari beberapa korban dukun palsu cabul modus memandikan korbannya dengan korban disebut merupakan salah seorang penyanyi dangdut.

“Salah satunya ya (penyanyi dangdut,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Wadi Sa’bani, Kamis (25/6/2020)/

Untuk diketahui, ritual mandi kembang tersebut diperintahkan oleh AS dengan iming-iming meningkatkan pesona para korban.

Selanjutnya, korban yang merasa aneh dengan prilaku tersangka akhirnya membuat laporan ke polisi. “Korban yang merasa keanehan pada pelaku langsung melaporkan kejadian itu,” ungkapnya.

Saat ini, pelaku masih diperiksa secara intensif oleh Polres Metro Depok untuk mengetahui berapa banyak korban yang dicabuli.

Berikan Komentar:

Tags