Daerah

Dua Tersangka Pembunuh Gajah di Inhu Riau Ditangkap Polisi

Medan.top – Penyebab matinya seekor gajah jantan pada 15 April lalu di wilayah Kedondong, Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, terungkap. Dua orang tersangka pelaku pembunuh gajah tersebut berhasil diamankan petgas Polres Inhu.

Kedua pelaku yakni berinisial AS alias U, dan rekannya S, ditangkap di tempat terpisah. Penangkapan tersebut disampaikan Kapolres Inhhu, ABP Efrizal saat konferensi pers di ruang Adhi Pradana Polres Inhu, Senin (3/8/2020).

“Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, dan dari hasil Nekropsi yang dilakukan bersama Pihak BKSDA Provinsi Riau, dan dari hasil Nekropsi, diketahui bahwa gajah jantan yang dimaksud, mati karena ditembak dengan senjata api dan peluru tajam,” ujar AKBP Efrizal di hadapan para wartawan.

Dia juga menceritakan, penangkapan kedua pelaku dilakukan setelah diperoleh informasi tentang pelaku AS alias U. Dari situ, polisi langsung mencari tahu keberadaan  pelaku tersebut. S selanjutnya berhasil diamankan di Simpang Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumut. Dia ditangkap pada Rabu (1/7/2020) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Anwar Sanusi, diketahui, pembunuhan gajah jantan tersebut dia lakukan bersama AS. Tersangka AS merupakan warga Desa Sungai Banyak Ikan Kecamatan Kelayang, Inhu. Tersangka S berhasil diamankan Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 21.00 WIB di kebunnya.

2 Pelaku Pembunuh Gajah di Inhu Merupakan Residivis

Sedangkan satu tersangka lainnya berinisial AK, yang masih buron, terus diburu petugas Polres Inhu. Untuk tersangka AS dan AK, sebelumnya pernah dihukum untuk kasus yang sama pada 2015 silam. Kejadian pembunuhan berada di hukum Polres Pelalawan dan Polres Bengkulu.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dari kedua tersangka yang ditangkap tersebut. Satu pucuk senjata api rakitan laras panjang juga disita. 29 butir amunisi aktif, satu butir selongsong peluru, satu butir proyektil amunisi juga disita.

Sejumlah gading gajah juga disita dari pelaku. Satu pasang gading gajah dengan ukuran masing-masing, gading sebelah kiri dengan panjang 95 Cm dan lingkar maksimal 26 Cm. Gading sebelah kanan dengan panjang 94 Cm dan lingkar maksimal 27 Cm dan satu buah tengkorak kepala gajah juga disita.

Dikatakan AKBP Efrizal, untuk pasal yang yang disangkakan terhadap tersangka Sukar, yaitu Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan b Undang–Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 Ayat (1) ke -1 KUHPidana jo Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api ilegal.

“Untuk tersangka Anwar Sanusi alias Ucok dijerat pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan b Undang – Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 Ayat (1) ke -1 KUHPidana,” tegas Kapolres Inhu.

Kontributor : Anthony

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close