Daerah

Calon Jemaah Haji Sidimpuan Tarik Dana Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji

Medan.top – Sejumlah calon jemaah haji (Calhaj) asal Kota Padang Sidimpuan, menarik dana biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Penarikan dana oleh sejumlah jemaah haji yang batal berangkat haji tersebut dilakukan karena alasan kesulitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Informasi itu disampaikan Kepala Kementerian Agama Kota Padang Sidimpuan (Kemenag) Saripuddin Siregar. Hal itu dia sampaikan melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Zamil Hasibuan, Senin (27/7/2020). Hal itu dia sampaikan kepada wartawan di ruangan kerjanya. Menurutnya, saat ini, calhaj menarik kembali dana pelunasan tersebut.

“Sudah ada enam orang yang menarik kembali dana pelunasannya. Alasannya karena ekonomi sulit di tengah pandemi Covid 19,” ujar Zamil.

Dia  mengatakan, besaran dana pelunasan yang ditarik kembali oleh sejumlah calhaj itu berkisar Rp 7 juta per orang. Menurutnya total, BPIH pada tahun ini yang telah disetorkan calon jemaah haji lebih kurang Rp 31 juta per orang.

Calhaj yang Tarik Dana Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tetap Bisa BerangkatTahun Depan

Zamil mengatakan, meski penarikan dilakukan, hal itu tidak akan berpengaruh terhadap keberangkatan pada calhaj. Menurutnya, calhaj yang menarik kembali dana pelunasan tersebut masih tetap masuk kouta keberangkatan tahun depan.  Syaratnya, jika tidak ada pengurangan calon jemaah haji.

“Enggak pengaruh. Mereka akan tetap berangkat tahun depan, jika tidak ada perubahan kuota. Jika kuotanya sama, semuanya tetap berangkat. Maka kalau ada pengurangan ditinjau kembali,” ucapnya.

Zamil menyebutkan, jumlah calhaj asal Kota Padang Sidimpuan yang seharusnya diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada musim haji tahun ini sebanyak 365 orang . Jumlah tersebut tidak sampai satu kloter. Dari jumlah tersebut, semuanya sudah melunasi BPIH.

“Mereka sudah selesai pembuatan paspor dan paspornya telah diserahkan ke masing masing calon jemaah haji. Mereka tinggal berangkat saja, namun ada kebijakan lain, dibatalkan,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang calhaj asal Sidimpuan, Rahmad Efendi, mengaku melakukan penarikan dana BPIH. Dia mengatakan, hal itu dia tidak mempengaruhi jadwal keberangkatan. Menurutnya, dana pelunasan yang dia bersama istrinya ambil untuk kebutuhan sehari hari. Tahun yang akan datang, jadwal pelunasan sudah dibuka, dan akan dibayarkan kembali.

Seperti diketahui, Kementerian Agama RI telah membatalkan penyelenggaraan haji 2020. Pembatalan itu dilakukan untuk jemaah haji reguler, khusus, maupun panggilan dari Arab Saudi.

Kontributor : Efendi

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close