Daerah

Bus Masuk Jurang di Bakauheni Lampung, 1 Penumpang Tewas

Medan.top – Satu unit bus masuk jurang di Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (1/7/2020). Akibatnya, 1 penumpang tewas dan belasan lainnya luka-luka.

Bus dengan nopol BE 2694 GG tersebut, diketahui membawa belasan pelajar SMA asal Metro dan Bandar Lampung. Diduga kecelakaan akibat rem bus tidak berfungsi.

Salah satu korban selamat, M.Arva mengatakan, bus tersebut mengangkut 17 pelajar, sopir dan seorang kondektur. Bus masuk wilayah Pantai Minang Rua, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Saya tidak tahu persis kejadiannya karena sangat cepat,” ujarnya seperti dilansir Inews.

Dari informasi diperoleh, sebelum kejadian sopir bus sempat menolak untuk masuk ke pesisir pantai karena medan jalan curam dan menjadi pertimbangan bagi sopi untuk dapat melintas.

Namun, beberapa pelajar memaksa untuk menurunkan bus hingga ke bibir pantai. Nahas, bus meluncur deras tak terkendali hingga akhirnya masuk jurang sedalam kurang lebih 10 meter tepat di sisi kiri jalan menuju Pantai Minang Rua.

Sementara belasan korban kecelakaan dievakuasi ke Puskesmas Bakauheni. Mereka terdiri dari 17 pelajar SMA, sopir dan kondektur. Dari 17 korban luka, delapan diantaranya harus dirujuk ke RS Bob Bazar Kalianda karena kondisinya luka berat.

“Satu korban diantaranya meninggal dunia. Sedangkan yang luka ringan dan dapat ditangani berjumlah 7 orang. Tiga orang sedang di rawat di rumah warga Dusun Minang Rua,” kata Kepala UPT Puskesmas Bakauheni.

Jasa Raharja Berikan Santunan Kepada Korban Meninggal Dunia

Sementara itu, korban tewas dalam kecelakaan bus masuk jurang di Bakauheni, diidentifikasi atas nama Heldany Bintang Alwinsyah (17). Berdasarkan identitas dari Kartu Keluargha (KK), korban diketahui beralamat di Dusun I, Desa Wonosari, Pekalongan, Lampung Timur.

Kassubag Humas Jasa Raharja Lampung, Muhammad Himawan mengatakan, santunan terhadap korban akan diberikan kepada ahli warisnya yakni Whisnu Helly Andoko yang merupakan orang tua korban.

“Korban meninggal dunia atas nama Heldany Bintang Alwisyah,” kata Himawan seperti dilansir Lampung77.com.

Pembayaran santunan kepada ahli waris korban akan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Jasa Raharja Metro, Rudi Yanto.

Sementara, untuk perawatan belasan korban luka-luka akibat insiden bus masuk jurang sedalam puluhan meter di jalur arah Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan, tersebut, kata Himawan, pihaknya sudah menerbitkan surat jaminan ke rumah sakit.

“Seluruh korban luka di rawat di RS Bob Bazar Kalianda. Seluruh korban terjamin UU No 33 Tahun 1964, dan kami sudah menerbitkan surat jaminan,” pungkasnya.

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close