Daerah

Buron 7 Bulan, Pelaku Pemerkosaan Bocah Perempuan 7 Tahun Diringkus

Medan.top – Petugas Polres Bondowoso membekuk seorang tersangka pelaku pemerkosaan anak di bawah umur di Bondowoso, Jawa Timur. Tersangka Y alias B (40), yang sempat buron selama lebih dari tujuh bulan, dibekuk di rumahnya di Desa Nogosari, Sukosari, Kabupaten Bondowoso,

Penangkapan  tersangka Y alias B disampaikan Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendiz, dilansir dari detiknews, Senin (8/6/2020). AKBP Erick mengatakan, tersangka saat ini sudah ditahan untuk proses lebih lanjut.

“Tersangka kami tahan untuk proses pengembangan,” ujar Erick di Mapolres Bondowoso.

Tidak hanya menahan tersangka, polisi juga mengamnkan sejumlah barang bukti. Satu helai celana panjang dan kaos yang dikenakan korban saat kejadian itu diamankan petugas.

Setelah aksi bjatnya itu, tersangka sempat kabur sehingga polisi melakukan pencarian dan menetapkannya masuk daftar pencarian orang (DPO).  AKBP Erick mengatakan, setelah buron tujuh bulan, tersangka ditangkap setelah petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku sempat terlihat di rumahnya.

“Begitu dapat informasi jika pelaku ada di rumahnya, kami langsung melakukan pengintaian beberapa saat. Pelaku berhasil kami bekuk sekitar jam 11 malam (Minggu 7/6/2020),” ucap pia yang pernah menjabat Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat itu.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 81 ayat (1) subs  82 ayat (1) junto pasal 76, UU No 17 tahun 2016 tentang perbuahan kedua atas UU No 23 tentang Perlindungan  Anak.

Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah  Umur Tarik Tangan Korban Lalu Perkosa

Sekadar informasi, peristiwa yang menimpa korban, bocah perempuan 7 tahun itu berawal saat dia bermain di halaman rumah pelaku. Awal Desember 2019 lalu, situasi yang sepi membuat pelaku menarik korban ke dalam rumahnya dan melancarkan aksi bejatnya.

Pulang ke rumah, korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya. Orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. Mendapat laporan, petugas lalu membawa korban ke Puskesmas setempat, untuk divisum.

Sementara itu, pelaku melarikan diri sehingga petugas memburunya ke berbagai kawasan, termasuk luar kota. Sementara itu, pelaku tak kembali ke rumahnya. Polisi selanjutnya menetapkannya sebagai buron, hingga akhirnya ditangkap.

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close