Daerah

Bayi 18 Bulan di Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya Ayah Tiri

Medan.top – Seorang bayi perempuan berusia 18 bulan atau 1,5 tahun meregang nyawa diduga setelah dianiaya ayah tirinya berinisial H (30).  Bayi berinisial A tersebut tewas diduga dianiaya berulang kali oleh ayah tirinya itu di sebuah rumah kontrakan di Marpoyan Damai, Pekanbaru

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar membenarkan peristiwa itu. Bainar menyebut, bayi tak kuat menahan sakit akibat penganiayaan. Hal itu membuat dia tak bisa makan yang berimbas membuat kondisi fisiknya semakin menurun hingga hembuskan nafas terakhir.

“Pelaku sering melakukan kekerasan, anak dipukulin, dimasukkan ke kamar mandi lalu dicelupkan ke dalam bak air. Di saat korban tak bisa diam, masih menangis, kepalanya dibenturkan ke dinding,” ungkap Kompol Bainar usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat (5/6/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum akhirnya meninggal dunia, A disebut acap mendapat kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan ayah tirinya. Penganiayaan yang dialaminya mulai dari badannya dipukul, dibanting, hingga pelaku membenturkan kepala korban ke dinding. Akibat perlakuan sadis ayah tirinya, bocah malang ini mengalami patah pada tangan sebelah kirinya.

Sadisnya, tangan korban penganiayaan yang patah itu diduga dibiarkan begitu saja oleh pelaku. Akhirnya bocah meregang nyawa di rumah kontrakan mereka, Rabu (3/6/2020).

Ibu kandungnya, Reka (20), tak bisa melerai kekerasan yang dilakukan oleh suaminya itu. Sebab, jika ikut campur, suaminya itu tak segan-segan memukulinya.

Warga setempat, jelas Bainar, menyebut bahwa keluarga itu tertutup. Istri pelaku yang juga ibu kandung korban tak pernah keluar rumah, Begitu juga dengan suaminya yang jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitarnya.

“Istri tak keluar rumah, dikurung sama pelaku di dalam rumah. Pergi ke pasar pun tak ada,” ujar Kompol Bainar.

Bainar mengatakan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru berhasil menangkap tersangka H di rumah istri tuanya. Dia ditangkap Kamis,  di daerah Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau, Kamis (4/6/2020), sekitar pukul 03.00 WIB.

Bayi Tewas Dianiaya, Pelaku Didor Polisi

Pada saat penangkapan, pelaku mencoba kabur menggunakan sepeda motor, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

Sementara itu, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan, pelaku sempat berupaya kabur ke Pelalawan setelah menganiaya anak tirinya itu.

“Ya pelakunya sudah ditangkap dini hari kemarin (Kamis 4/6/2020), sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku karena saat ditangkap dia berupaya melarikan diri,” kata Kombes Pol Nandang.

Kontributor  : Ferry

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait: