Daerah

452 Kendaraan Ditilang di Hari I Operasi Patuh Toba 2020

Medan.top -Pengendara kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran lalulintas cukup banyak pada hari pertama  Operasi Patuh Toba 2020, Kamis (23/7/2020). Jumlah pelanggaran yang terjadi di hari pertama tersebut yakni 302 otor dan 150 mobil yang ditilang.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (24/7/2020).

“Hari pertama Ops Patuh Toba, terjadi pelanggaran lalulintas sebanyak 452 perkara,” kata AKBP MP Nainggolan.

MP Nainggolan mengatakan, 452 perkara itu merupakan penindakan berupa tilang kepada pengendara kendaraan bermotor (Ranmor). Sedangkan pengendara yang mendapatkan peringatan atau teguran sebanyak 692 perkara.

Dengan begitu kata Nainggolan, total pelanggaran yang terjadi pada hari pertama Ops Patuh Toba mencapai 1.144 perkara. Rincian pelanggaran berujung penilangan untuk pengendara sepeda motor, yakni tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) sebanyak 155 perkara. Sementara melawan arus (jalan) 50 perkara, menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur 14 perkara, dan lain-lain 83 perkara hingga total 302 perkara.

Ada 2 Kasus Pengemudi Mobil di Bawah Umut Pada Hari I Operasi Patuh Toba 2020

Sementara itu, pelanggaran mobil dan kendaraan khusus, melawan arus, ada delapan perkawa. Pengendara di bawah umur, dua perkara. Muatan melebihi ketentuan 52 perkara, dan lain-lain sebanyak 88 perkara.  Total keseluruahannya yakni 250 perkara.

“Keseluruhan pelanggaran itu merupakan yang terjadi dan tercatat di seluruh jajaran. Untuk kecelakaan lalulintas pada hari pertama Ops Patuh Toba itu nihil,” pungkas Nainggolan.

Sebelumnya, pelaksanaan Ops Patuh Toba 2020 yang dimulai 23 Juli 2020 hingga 5 Agustus 2020 akan menyasar kedisiplinan masyarakat dalam hal berlalulintas.  Hal tersebut dilakukan dalam rangka  memperkecil potensi kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang banyak terjadi karena ketidakdisiplinan masyarakat dalam berkendaraan.

Direktur Lalulintas Polda Sumut, Kombes Pol Wibowo, SIK, MHum, mengatakan, Operasi Patuh Toba 2020 digelar untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam hal berlalulintas.

“Tujuannya, agar mayarakat bisa disiplin berlalulintas. Juga untuk mengurangi terjadinya kemacetan, pelanggaran, serta kecelakaan lalulintas,” kata Kombes Wibowo, Senin (20/7/2020).

Untuk tindakan apa yang bakal diambil dalam Operasi patuh Toba 2020, Wibowo menyatakan cara bertindak yang akan dilakukan adalah preventif, dan penegakan hukum.

Reporter : Ial

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close