Agribisnis

Cara Tepat Pengendalian Hama Kelapa Sawit Agar Tumbuh Subur

Medan.top –  Untuk tetap bisa menjaga kualitas dan kuantitas hasil produksi, hal yang penting diketahui adalah bagaimana cara pengendalian hama tanaman kelapa sawit . Sebab hama tidak hanya merusak bagian tertentu saja bahkan seluruh bagian dari akar hingga daun sehingga menghambat pertumbuhan kelapa sawit.

Berikut beberapa hama dan cara pengendalian nya :

1. Ulat Api

hama-ulat-api
Riset Perkebunan Nusantara
Virus Nucleo Polyhedral untuk Mengendalikan Ulat Api

Ulat api adalah ulat pemakan daun kelapa sawit, Gigitan ulat akan terlihat seperti memanjang dan menyebabkan daun menjadi kering dan perlahan akan mati, sehingga siklus nutrisi yang akan menuju ke daun juga akan berhenti.

Penyebab munculnya ulat api adalah karena tidak menjaga kebersihan kebun serta faktor pengaruh iklim dan cuaca.

Cara pengendaliannya adalah dengan menyemprotkan insektisida berbahan aktif triazofos 242 gr/l karbaril 85%. Dan klorpirifos 25 ULV.

2. Kumbang Tanduk ( Oryctes rhinoceros)

hama-kumbang-tanduk
Greeners.Co
Kumbang Tanduk, Serangga Penyuka Palem

Kumbang tanduk merupakan hama yang terkenal sebagai penggerek pucuk kelapa sawit, hama ini hanya menyerang tanaman yang masih berusia 2,5 – 3 tahun dengan cara merusak titik tumbuh sehingga terjadi kerusakan pada daun muda atau juga pucuk tanaman kelapa sawit.

Penyebabnya adalah penebaran tandan kosong dan fiber di areal tanaman menghasilkan yang terlalu tebal, sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi kumbang tanduk untuk berkembang biak.

Cara pengendaliannya adalah khusus di areal replanting sebaiknya dilakukan pengolahan tanah untuk memusnahkan sumber populasi kumbang tanduk, serta tumpukan batang kelapa sawit yang mati agar segera ditutup dengan kacangan penutup tanah secepatnya.

3.Tungau Merah ( Oligonychus)

cara pengendalian hama tungau merah unutk tanaman kelapa sawit
Budidaya Sawit Unggul Nasa
Budidaya Sawit Unggul Nasa: HAMA TANGAU MERAH YANG MENYERANG …

Tungau merah ini bentuknya sangat kecil yang memiliki ukuran 0,5 mm. Bagian yang biasa diserangnya adalah bagian daun tanaman kelapa sawit, terutama batang daun dengan menghisap cairan yang ada didalam nya.

Saat musim kemarau pertumbuhan tungau lebih meningkat karna itu perlu pengawasan yang khusus untuk mencegahnya. Cara pengendaliannya adalah semprot dengan pestona atau natural BVR.

4. Nematoda Rhadinaphelenchus cocophilus

hama-nematoda
Wikimedia Commons
File:Rhynchophorus palmarum (Linnaeus, 1758).jpg – Wikimedia Commons

Hama ini menyerang pada bagian akar tanaman kelapa sawit, yang menyebabkan daun jadi menggulung dan tidak dapat membuka seperti umumnya, serta warna daun menjadi menguning hingga keabuan yang akan mati dan mengering.

Cara pengendalian hama tanaman kelapa sawit yang satu ini adalah dengan menggunakan mulsa eupatorium odoratum dengan kebutuhan 45 ton/ha diawal musim hujan.

5. Penggerek Tandan Buah (Tirathaba mundella)

hama-penggerek-tandan-buah
One Oil Palm
Tirathaba Bunch Moth and Termite Management for Oil Palm Planting

Penggerek buah sawit merupakan hama yang utama pada areal tanah gambut. Hama ini menyerang tanaman yang berumur 3 – 4 tahun bahkan sampai tanaman yang tua. Dengan menggerogoti bagian tandan buah yang menyebabkan lubang pada buah bahkan sampai ke bagian inti, dapat mengakibatkan kerontokan atau aborsi (buah menjadi berkembang tanpa inti).

Cara pengendaliannya adalah semprot dengan insetisida yang mengandung bahan aktif triklorfom 707 gr/l atau endosulfan 350 gr/l.

 

Sumber : Blog.agromaret

 

 

Berikan Komentar:

Tags

Berita Terkait:

Back to top button
Close